Rupajang, Dukung Program Vaksinasi Nasional

Rupajang, Dukung Program Vaksinasi Nasional

- in Headline, News, PADANG PANJANG
33
0

PADANG PANJANG, bakaba.net — Untuk meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity, pemerintah menggagas program vaksinasi. Rumah Tahanan Kelas IIB Padang Panjang dalam mensukseskan program vaksinasi nasional itu, sudah melakukan penyuntikan vaksin tahap pertama terhadap warga binaan dan keluarga petugas Rutan.

Program vaksinasi di Rutan yang lebih dikenal dengan Rupajang sudah melakukan penyuntikan vaksin Covid 19 terhadap 58 WBP.

Melalui program vaksinasi Covid 19 itu Rutan Padang Panjang mendukung pemerintah dalam mencapai target 181,5 juta vaksinasi di Indonesia.

Keikutsertaan Rupajang dalam program tersebut selain untuk meningkatkan kekebalan kelompok juga mensukseskan program vaksinasi vaksinasi nasional.

“Kami berharap program ini dapat membantu mengurangi penyebaran virus,” kata Kepala Rutan Kelas II B Padang Panjang, Senin (14/06/2021).

Pandemi Covid 19 yang memasuki tahun kedua ini, berdampak, ekonomi, kematian, kegiatan pemerintahan dan masyarakat menjadi pasif. Memang sampai saat ini, belum ditemukan obat yang tepat untuk mengobati dan menangkal Virus Covid-19.

Meski begitu sebut Rudi Kristiawan, pemerintah terus melakukan upaya pencegahan. Selain penegasan penerapan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, Pemerintah juga memberikan Vaksinasi Massal bagi Masyarakat seluruh Indonesia. Termasuk para Warga Binaan Pemasyarakatan atau Narapidana dan Tahanan di Rutan Padang Panjang Sumatera Barat

“58 WBP Rupajang diberikan Vaksinasi Covid-19 Tahap pertama. WBP adalah bagian dari masyarakat Indonesia juga. Maka dari itu sudah sepatutnya nya mereka berhak mendapatkannya juga,” kata Rudi.

Selain WBP, Karutan Rudi Kristiawan juga menginstruksikan kepada keluarga Pegawai Rutan Padang Panjang yang belum di vaksin untuk mengikuti vaksin ini.

Ia menjelaskan awalnya para keluarga Pegawai ini sempat menolak untuk diberikan vaksin.

“Mungkin karena termakan Hoax , isu yang disebarkan orang tidak paham vaksin yang mengatakan Vaksin itu tidak aman, tidak halal, dan berbahaya,” katanya.

Namun dengan ketegasan dan penjelasan yang logis dari Rudi, akhirnya keluarga Pegawai bersedia untuk di vaksin.

“Vaksin ini program pemerintah, vaksin ini halal, aman dan belinya pakai uang rakyat bahkan sampai negara hutang-hutang demi membeli vaksin buat kalian, kenapa kalian tidak mau?? Saya dan bapak ibu semuanya kemarin sudah divaksin semua malah sampai 2 kali, nyatanya kita sehat-sehat aja kan sampai sekarang?? kenapa keluarga kalian harus takut?,” jelas Karutan kelahiran Blora itu

Melihat penjelasan Karutan, akhirnya keluarga pegawai baru mau dan menyadari bahwa vaksin itu sangat penting untuk menambah kekebalan imun tubuh kita. Walaupun sampai sekarang obat covid belum ditemukan namun minimal dengan adanya vaksin tubuh kita menjadi terlindungi.

Di saat selesai pelaksanaan vaksin Rudi juga menghimbau kepada seluruh jajarannya dan keluarga Pegawai serta WBP untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Itu Vaksin yang utama, yang kedua adalah vaksin sinovac ini. tambah Rudi. (TIA)

print

Leave a Reply