100 Hari Kerja Eka – Richi, Hampir 1.000 Orang Terpapar Covid 19 Di Tanah Datar

100 Hari Kerja Eka – Richi, Hampir 1.000 Orang Terpapar Covid 19 Di Tanah Datar

- in Headline, News, TANAH DATAR
363
0

TANAH DATAR, bakaba.net — Dalam seratus hari kerja Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar, Eka Putra dan Richi Aprian, hampir  1000 orang masyarakat Tanah Datar terpapar Covid 19.

Berdasarkan analisa data, 966 orang positif Covid 19, 644 orang sembuh dan meninggal 15 orang.

Sementara penaganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi menjadi prioritas pasangan bupati dan wakil bupati itu dalam seratus hari kerja.

Mengutip sumbar.antaranews.com Jum’at (26/02), penanganan COVID-19 dan sektor pariwisata menjadi fokus utama Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar, Eka Putra dan Richi Aprian pasca dilantik Gubernur Mahyeldi Ansyarullah di Padang Jum’at.

“Pada 100 hari pertama kita akan akan fokus kepada penanganan COVID-19 bertujuan untuk memutus penyebarannya di Tanah Datar,” kata Eka Putra saat itu.

Sementara untuk pemulihan ekonomi masyarakat, kata Eka dia bersama Richi Aprian akan memperjuangkan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari pemerintah pusat agar bisa digelontorkan ke Tanah Datar.

Faktanya berdasarkan analisa data Dinas Kesehatan Tanah Datar, terjadi peningkatan yang signifikan 32 hari pasca pasangan Eka Putra dan Richi Aprian dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar.

Angka warga yang positif Covid bersumber dari data Dinas Kesehatan setempat melalui Humas dan Protokoler Tanah Datar terhitung satu hari setelah Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian resmi dilantik Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Berikut data masyarakat Tanah Datar yang terpapar Covid 19 selama seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar:

Maret 2021
Positif 53 orang
Sembuh 64 orang
Meninggal —

April 2021
Positif 174 orang
Sembuh 77 orang
Meninggal 6 orang

Mei 2021
Positif 575 orang
Sembuh 388 orang
Meninggal 9 orang

1 – 6 Juni 2021
Positif 149 orang
Sembuh 115 orang
Meninggal —

28 Februari 2021 Warga terkonfirmasi positif 4 orang dan satu orang sembuh, dan (27/02/2021) satu orang warga dinyatakan positif Covid 18 dan sembuh 2 orang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan itu lonjakan masyarakat yang terkonfirmasi Corona terjadi bulan Mei 575 orang dinyatakan positif Covid 19, dan enam hari bulan Juli sudah 146 orang yang terpapar Pandemi

Juru bicara satuan tugas Covid 19, Jasman Rizal Minggu (09/05) dalam situs resmi Provinsi Sumatera Barat menyampaikan tiga daerah yang mendekati zona merah, diantaranya Kabupaten Tanah Datar dengan skor 1,85, kemudian Kabupaten Pasaman Barat dengan skor 1,93 dan Kabupaten Limapuluh Kota dengan skor 1,98.

Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten 50 Kota berada pada zona paling buruk (skor dibawah 2,00).

Pemkab Tanah Datar anggarkan Rp. 50 Milyar atau 8% dari total APBD 2021 dan 21 Milyar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penaganan Covid 19.

Berdasarkan hasil penelusuran bakaba.net, anggaran penaganan Covid 19 di pos Dinas Kesehatan dan RSUD Ali Hanafia Batusangkar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Adrion Nurdal SE sejauh ini belum dapat dikonfirmasi alokasi anggaran Covid 19 yang sudah dianggarkan Pemkab setempat.

“Bapak sibuk, tidak bisa diganggu,” kata salah seorang THL yang berada di loby ruang kerja Adrion Nurdal.

Sementara itu Basrizal Datuak Penghulu Basa menilai dalam seratus hari kerja Pasangan Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian belum menjalankan tugas sebagai kepala daerah, kecuali hanya sebatas menghadiri kegiatan seriominal.

“Memasuki triwulan kedua, penyerapan anggaran hanya 8%, hal itu membuktikan belum adanya program dan kegiatan yang terlaksana,” ujar Basrizal Datuak Penghulu Basa.

Penyerahan 8 persen itu sebut Ketua Bakor KAN Sumatera Barat ini, hanya untuk biaya perjalanan dinas, artinya uang tidak beredar di Tanah Datar.

Agar ada peningkatan ekonomi dampak Pandemi Covid, kepala daerah harus segera merealisasikan program dan kegiatan yang sudah direncanakan, sehingga ada dana yang mengalir di di Tanah Datar. (TIA)

print

Leave a Reply