Wamen ESDM Archandra: Rencanakan Tambah Sumur Bor Untuk Tanah Datar

Wamen ESDM Archandra: Rencanakan Tambah Sumur Bor Untuk Tanah Datar

- in Headline, TANAH DATAR
288
0

Batusangkar, bakaba – Kedatangan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Arcandra Tahar ke Tanah Datar ternyata membawa keberkahan bagi masyarakat, pasalnya masih berjalan pengerjaan penggalian Sumur Bor di Masjid Miftahul Jannah Sumaniak Kecamatan Salimpaung. Dia sebut jika akan merencanakan tambah satu lagi sumur bor untuk masyarakat di kabupaten tersebut.

Hal itu dikatakannya, Sabtu pagi (27/10) saat coffie morning bersama Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi di Emersia Hotel Batusangkar tempat Dia menginap.

Dikabarkan sebelumnya kedatangan Wamen ESDM ini dalam rangka meninjau kegiatan Eksplorasi dan Pelayanan Air Bersih melalui Pengeboran Air Bawah Tanah di Masjid Miftahul Jannah Sumanik Kecamatan Salimpaung.

Di Masjid tersebut kedatangan Wamen bersama rombongan disambut langsung Sekda setempat Drs. Hardiman didampingi Kepala OPD, Cama, Forkopimka, kepala KUA Salimpaung, Wali Nagari, Kepala Jorong serta Pengurus Masjid.

Pada kesempatan itu Arcandra Tahar mengatakan bahwa kegiatan eksplorasi dan pelayanan air bersih melalui pengeboran air bawah tanah untuk masjid Miftahul Jannah Sumanik Insya Allah akan segera selesai, karena pengerjaannya dikebut.

“Dengan selesainya kegiatan ini nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar untuk kebutuhan air bersih selain untuk kebutuhan bersuci di masjid ini,” katanya.

Pada kunjungan sebelumnya beberapa waktu itu Arcandra juga menyebutkan bahwa didasari atas laporan dari masyarakat yang mengeluhkan air bersih, maka kami dari kementerian berkomitmen, ”Seribu kali bercerita akan hilang karena satu kunjungan,” itulah yang mengajak kami untuk melakukan kunjungan lagi kesini, tukasnya.

Atas pelayanan dari pemkab dan semua pihak. Dia sampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi karena telah memfasilitasi kunjungan kami yang mendadak ini, ucapnya sembari tersenyum puas.

Terkait proyek, pengawas dari PT. Raflyndo Pratama yang menang tender dihadapan Wamen menyampaikan bahwa “pekerjaan sumur bor sampai saat ini telah mencapai kedalaman 80 meter, dan menurutnya untuk bisa mencapai hasil air yang maksimal kita harus menggali hingga kedalaman 125 meter,” sebut Dia.

Kegiatan pengeboran yang dilakukan rekanan kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui Badan Geologi dengan target pengerjaan selam 270 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar Rp.400 juta lebih. (TIA)

print

Leave a Reply