Trend Pekerjaan  Di Era Digital

Trend Pekerjaan  Di Era Digital

- in Headline, News, PADANG
0

PADANG, bakaba.net –– Kehadiran Era digital dapat membuka akses informasi seluas-luasnya bagi siapa saja. Sebagai konsekuensinya, setiap orang bisa menambah wawasan serta membagikan hal yang disukainya kapan saja dan di mana saja.

Koneksi internet di era yang penuh disrupsi ini pun menghilangkan tembok pembatas antara setiap individu yang ada di seluruh dunia, hal ini tentu sangat menguntungkan.

Peluang baru berupa pekerjaan yang belum pernah ada sebelumnya akan terbuka pada era digital.

Era Digital bukan hanya menjadi saluran untuk mengekspresikan diri, pekerjaan tersebut bisa dijadikan karier profesional bagi seseorang.

Sesungguhnya Era digital adalah ladang dan sekalis etalase bagi semua sektor di masa sekarang karena dunia digital menyediakan apa yang dibutuhkan dan apa yang diinginkan orang banyak.

Oleh karena itu, tentu harus ada pula cara untuk menyikapi dunia digital tersebut, sebab salah sedikit menggunakan teknologi di era digital ini bisa berakibat fatal, namun jika memasuki era digital dengan kpeintaran dan kecerdasan maka peluang juga terbuka lebar termasuk dalam hal pekerjaan.

Dengan kata lain, era digital saat ini menuntut orang untuk produktif dalam berkarya karena ilmu dan teknologi terus berlari seiring loncatan dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Setidaknya kenyataan itulah  itulah yang tergambar dalam Webinar Gerakan Literasi Digital 2021 Kota Padang, Senin (26/7) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual itu menggunakan  aplikasi zoom, dan berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh 536 peserta, yang berasal dari pelajar, guru, ASN dan mahasiswa yang tidak hanya berasal dari Kota Padang tetapi Sumatera Barat, serta dari sejumlah daerah di Indonesia.

Webinar kali ini mengambil tema “Trend Pekerjaan  di Tengah Dunia Digital” dan mendapat sambutan yang menggembirakan dari peserta yang rata-rata pemerhati, dan praktisi pendidikan, pemerhati budaya, dan praktisi pariwisata, serta ASN setempat.

Adapun yang tampil sebagai pembicara adalah Ulez Hulaesuddin (Founder @makanhalalbogor, Co-Founder @brii_story),  Fadli Afriadi SP, MM (Pembelajar, Trainer ,Konsultan, dan Entrepreneur), Dr. Ardoni, M.Si  (Dosen Universitas Negeri Padang),  Dr.(Cand) Erisa Kurniati, M.Pd (Dosen Universitas Batang Hari Jambi).

Moderator dalam iven kali ini adalah Avicenna Inovasanti, selain itu juga ada Key Opinion Leader @dieva_ipeh (Designer).

Kegiatan yang dihelat oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia ini bekerjasama dengan PT PCI ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan akan dilakukan di tahun-tahun berikutnya sampai akhir masa kerja kabinet sekarang.

Empat tema besar yang diusung dalam iven ini adalah; (1) Budaya Bermedia Digital; (2) Aman Bermedia Digital; (3) Etik Bermedia Digital; dan (4) Cakap Bermedia Digital yang dilaksanakan di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota sampai akhir tahun ini.

Dalam sesi tanya jawab, peserta, Dwiyana Habsary bertanya kepada narasumber Ulez Hulaesuddin, tentang trik atau ketentuan saat membuat konten terkait panjang dan pendeknya tulisan (deskripsi) atau durasi (video) agar penikmat enjoy melihat konten kita tanpa ‘skip’.

Peserta lainnya, Salmi Supriatin bertanyak kepada narasumber  Fadli Afriandi Tentang bagaimana  bila data kita sudah tercuri orang lain/dihack dan disalahgunakan apa yg harus dilakukan. terimakasih.

Sementara itu, peserta atas nama M. Alip bertanya kepada narasumber  Ardoni tentang Artificial Intelegensi (AI) atau kecerdasan buatan, apakah AI ini sangat berguna dalam dunia industri,pada masa pandemi ini dan tidakkah menambah pengangguran di Indonesia?dan apa dampak bagi manusia?.

Peserta lainnya, Riyan Hidayatullah bertanya kepada narasumber Erisa Kurniati, saya sering menggunakan marketplace, saat kita chat ada format pembelian, lalu ada semacam “paksaan” untuk memberikan bintang 5, dan review yang bagus, bagaimana tanggapan ibu tentang fenomena ini, karena semua hampir tren-nya seperti itu, dan hanya beberapa yang “fair”, sisanya tidak sesuai dengan janjinya.

Kegiatan Webinar Literasi Digital untuk Sumatera Barat berikutnya akan akan kembali dihelat oleh Kabupaten Solok, Selasa (27/7) pada pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

Setiap peserta yang mendaftar dan mengikuti webinar ini akan mendapatkan fasilitas berupa E- sertifikat dari Kominfo dan Voucher E-Money (***).

print

Leave a Reply