Butuh Strategi Hidup Di Era Digital

Butuh Strategi Hidup Di Era Digital

- in Headline, News, PADANG
175
0

Padang, bakaba.net — Sejak dimulainya Era digital, itu menandakan era perdagangan bebas. Tentu banyak peluang dan juga tantangan yang dihadapi di era ini.

Kebebasan dan kecepatan informasi menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Meski peluang merupakan sebuah berita baik bagi penguna digital, Namun, lain halnya jika yang datang merupakan tantangan juga bagi mereka.

Untuk itu apabila ini terjadi maka, penguna digital itu harus memiliki strategi dalam menghadapinya.

Ruang digital harus menjadi sumber untuk mengolah dan mengembangkan kemampuan dan jauh dari hal-hal yang merugikan, karena itu ruang digital harus tetap dijaga.

Dengan kata lain, era digital menuntut masyarakat untuk produktif dalam berkarya karena perkembangan ilmu pengetahuan di era ini berlari cepat.

Dan harus diakui pada era digital sekarang ini adalah eranya juga media sosial, namun jika lengah atau teledor bermedia sosial dapat berakibat fatal, dan era digital menyediak tempat untuk itu.

Kemampuan digital di era media sosial ini seharusnya dapat membuat masyarakat untuk lebih produktif karena begitu banyak kemudahan yang ditawarkan di era ini.

Untuk itu Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia telah meluncurkan 4 (empat) modul literasi digital, yaitu; (1) Budaya Bermedia Digital; (2) Aman Bermedia Digital; (3) Etik Bermedia Digital; dan (4) Cakap Bermedia Digital yang dilaksanakan di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota sampai akhir tahun ini.

Kegiatan yang dihelat oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia ini akan dilaksanakan oleh PT PCI ini akan dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya sampai akhir masa kerja sekarang.

Itulah setidaknya yang tergambar dalam Webinar Gerakan Literasi Digital 2021 Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Kamis (15/7).

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual menggunakan aplikasi zoom, dan berlangsung dari pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh 162 peserta yang berasal dari pelajar, guru, ASN dan mahasiswa yang tidak hanya berasal dari Kota Payakumbuh, tetapi Sumatera Barat, serta dari sejumlah daerah di Indonesia.

Webinar kali ini mengambil tema “Hidup Produktif di Era Digital” dan mendapat sambutan yang menggembirakan dari peserta yang rata-rata pemerhati, dan praktisi pendidikan.

Adapun yang tampil sebagai pembicara adalah Dr. Ir. Soni Trison, S.Hut., M.Si (Akademi IPB), Anwar Fattah. ST, MTI (Dosen & Cyber ​​Security Officer IT PHKT), Prima Yaumil Fajri, S.Pt., M.Si (Dosen Politeknik Pertenian Negeri Payakumbuh), dan Eko Purnomo S.Ds., M.Sn (Dosen DKV UNP & Freelance Perancang grafis).

Moderator dalam iven kali ini adalah Astrid Anggraeni, selain itu juga ada Key Opinion Leader @ratihab (Founder @yourpersonalmodel).

Salah seorang  peserta, Intan Andrina Girva menyatakan topik ‘hindari judul provokatif’. untuk menarik minat membaca seseorang saat ini, adalah dengan membuat judul yang menarik, dan ‘aneh’ menyadarkan dirinya karena jika dilihat realitanya, seseorang tentu akan lebih tertarik membaca tulisan yang memiliki judul lebih kurangnya ‘provokatif’ dalam proses pemanfaatan media digital mendapat peluang usaha baru.

Dalam sesi tanya jawab, peserta Eva Malinda bertanya kepada narasumber Soni Trison, tentang berapa  membuka online shop baru apa saja spesifikasi anggaran yg dibutuhkan dengan budget yg tidak terlalu tinggi?.

Dan ketika kita online shop baru apakah perlu membuat selebgram sebagai bagian promosi (endorse), sementara kita tahun biaya endorse itu cukup mahal?.

Selanjutnya, Kartika Sari bertanya kepada narasumber Prima Yaumil Pajri tentang bagaimana etika dalam berkomunikasi secara digital dan bagaimana cara menyikapi jika ada pesan masuk melalui media sosial mereka hanya menggunakan kata pembuka seperti huruf “P’ atau “PING”Bukan mengucapkan salam.

Kegiatan Webinar Literasi Digital untuk Sumatera Barat berikutnya akan dihelat oleh Kabupaten Solok, pada Jumat (16/7) pada pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Setiap peserta yang mendaftar dan mengikuti webinar ini akan mendapatkan fasilitas berupa E- sertifikat dari Kominfo dan Voucher E-Money (***).

 

print

Leave a Reply