Wabup Zuldafri Darma: Perantau Malalo Berpotensi Bangun Kampung Halaman

Wabup Zuldafri Darma: Perantau Malalo Berpotensi Bangun Kampung Halaman

- in Headline, TANAH DATAR
356
0

Batipuh Selatan, bakaba – Acara pembukaan pulang basamo Akbar ke XII Ikatan keluarga malalo (IKMAL) Seluruh cabang di Indonesia di gelar pada Minggu 17/06 di gedung serbaguna Nagari Guguk Malalo Kecamatan Batipuah Selatan Tanah Datar.

Hadir dalam acara pembukaan pulang basamo IKMAL tersebut wakil bupati Tanah Datar Zuldafri Darma anggota DPRD Herman Sugiarto, ketua DPP IKMAL Eri Bahtiar, Camat Batipuah Selatan, Wali Nagari Guguak malalo, Wali Nagari Padang Laweh Malalo serta wali nagari se kecamatan Batipuah Selatan.

Wakil bupati Tanah Datar Zuldafri Darma dalam sambutannya sekaligus membuka acara pulang basamo akbar ini menyampaikan Pemkab Tanah Datar mendukung penuh kegiatan pulang basamo akbar adat Malalo Tigo Jurai ini.

Lebih lanjut Wabup menyampaikan pada saat pengaruh IT berkembang sangat pesat untuk itu perantau dan masyarakat Malalo agar lebih berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi jangan sampai anak- anak dan generasi muda kita terpengaruh dengan melakukan hal-hal yang negatif melalui teknologi, sebaiknya anak yang masih di bawah umur jangan difasilitasi dulu dengan android.

Wabup Zulfadri Darma ketika ditemui bakaba.net berharap dengan adanya pulang basamo di Malalo ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, meramaikan tempat-tempat wisata dan melestarikan adat dan budaya yang merupakan jati diri bangsa.

Lebih lanjut Wabup juga mengharapkan agar pemerintahan adat Malalo Tigo Jurai ini lebih bersinergi dengan Pemkab Tanah Datar hal itu untuk kemajuan adat di Malalo.

“Masyarakat Malalo memiliki anak nagari yang berpotensi untuk membangun kampung halaman,baik itu yg berada di di kampung maupun di perantau”, ujarnya.

Dalam acara pembukaan pulang basamo tersebut perantau Malalo juga memberikan beasiswa terhadap pelajar yang berprestasi, serta mahasiswa yang akan masuk perguruan tinggi, Wabup lansung menyerahkan bantuan beasiswa didampingi DPP IKMAL.

Ketua DPP IKMAL Eri Bahtiar secara terpisah juga menyampaikan harapannya untuk kegiatan pulang basamo ini bagi perantau Malalo dapat meninggalkan ilmu yang bermanfaat untuk masyarakat yang ada di kampung.

“Bukan hanya pulang dengan gagah -gagahan menuju kampung halaman, yang kita tinggalkan untuk malalo itu bukannya benda tetapi ilmu yang kita punya dan menjadikan masyarakat malalo lebih cinta terhadap kampung halamannya”, ujarnya.

Semangat untuk pulang ke kampung halaman itu lebih di tingkatkan lagi di perantauan kita kokoh di kampung kita juga kokoh, kepada masyarakat Malalo yang berada dikampung Eri juga berharap banyaklah belajar bukan hanya melihat sisi luarnya saja, masyarakat Malalo yang berada di kampung ini juga harus di bekali ilmu agama apabila suatu saat meninggalkan kampung halaman dia akan aman dan amanah, apabila ilmu agamanya kurang maka di perantuaan dia akan rusak dan mudah terpengaruh seperti yang di sampaikan oleh wakil bupati tentang pengaruh IT.

‘Masyarakat Malalo harus tetap mengunakan falsafah “adaik basandi syara’, syara’ basandi kitabullah” falsafah yang demikian jangan pernah di tinggalkan”, ujarnya.

Disamping itu Eri menghimbau orang tua tidak mmbelikan anak-ansk HP android, pasalnya alat komunikasi itu memiliki pengaruh yang sangat besar bagi anak-anak, meraka sudah buka you tube medsos dan lain sebagai nya sementara orang tua tidak paham dengan hal tersebut.

“Cerdas dan pintarlah dalam memanfaatkan teknologi, sehingga tidak merusak dan membawa pengaruh buruk..

Kemudian tentang kedatangan ustad Abdul somad lc.MA ke Malalo ini menurut Eri semoga menambah ilmu pengetahuan masyarakat khususnya dalam ilmu agama, karena menurutnya Ustad abdul somad lc. MA ini adalah ustad yang cukup tinggi ilmu agamanya bukunya ilmu hadis nya komplit di bahas oleh beliau tutupnya.

Pembukaan kegiatan pulang basamo akbar di lanjutkan dengan makan bajamba bersama datuak-datuak, tokoh masyarakat Malalo serta para perantau setempat. (RONI)

print

Leave a Reply