Terungkap!! ini Sepasang Kekasih Bawah Umur Pembuang Bayi Di Salimpaung

Terungkap!! ini Sepasang Kekasih Bawah Umur Pembuang Bayi Di Salimpaung

- in Headline, HUKRIM, News, TANAH DATAR
0

TANAH DATAR, bakaba.net – Kurang dari 24 jam, jajaran Polsek Salimpaung berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang membuang bayi berjenis kelamin laki-laki pada sebuah saung tidak jauh dari SMA 1 Salimpaung, Kamis, (10/02/2021).

Pengungkapan kasus penemuan bayi laki-laki seberat 3 kg dan panjang 51 cm ini setelah, polisi mendapat melakukan penelusuran ke Puskesmas-Puskesmas yang.

Dalam penelusuran itu, petugas memperoleh data tambahan ada seorang remaja yang diduga baru melahirkan berobat kesalah satu Puskesmas.

Setelah kita cek, ternyata benar. Bayi tersebut anak dari anak perempuann yang diduga sengaja membuang bayi yang baru berumur 2 – 3 hari itu.

“Tersangka pembuangan bayi merupakan sepasang remaja yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan,” ujar Kapolres Tanah Datar diwakili Kasat Reskrim AKP Syafri, SH didampingi AKP M. Rachmad Zen, SH.

AKP Syafri melanjutkan, pihaknya sudah mengaman pasangan remaja belum menikah dengan laki-laki inisial Fernando (21). warga Kota Pekanbaru dan S masih bawah umur warga Salimpaung.

“Tersangka S, diamankan lebih dulu dirumah orang tuanya di Kecamatan Salimpaung,” ujarnya.

Sementara, tersangka Fernando, dipancing petugas untuk datang ke rumah tersangka S dan keduanya lansung diamankan pihak berwajib.

Saat ini tersangka Fernando sedang dalam penyidikan lebih lanjut di Satuan Reskrim Polres Tanah Datar, sementara tersangka S sedang dalam perawatan dibawah pengawasan petugas di RSUD Ali Hanafia Batusangkar.

“Tersangka S mengalami pendarahan habis melahirkan, sehingga dirawat dulu di RSUD Ali Hanafia,” kata AKP Syafri.

Kapolsek Salimpaung AKP M. Rachmad Zen, SH menambahkan sebelum meringkus kedua pasangan remaja belum menikah itu, ada seorang ibu-ibu yang mengaku sebagai nenek sang bayi malang.

Kasus pembuangan bayi itu sebut M Zen ditangani oleh unit PPA Polres Tanah Datar untuk mendalami motif kedua pasangan remaja ilegal itu tega membuang bayinya.

Sebelumnya warga Salimpaung digegerkan dengan sesosok bayi laki, laki pada sebuah saung di Kecamatan Salimpaung.

Saat warga menemukan bayi juga ada sejumlah perlengkapan bayi dalam dua kantong plastik berwarna kuning dan hijau. (TIA)

print

Leave a Reply