Pordasi Tanah Datar Gamang, Sengketa Tapal Batas Tak Kunjung Selesai

Pordasi Tanah Datar Gamang, Sengketa Tapal Batas Tak Kunjung Selesai

- in Headline, KABA NAGARI, Olah Raga
825
0

Batusangkar, Bakaba—Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) Tanah Datar mulai gamang, karena sengketa tapal batas Nagari Baringin Kecamatan V Kaum dengan Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas hingga sekarang tak kunjung selesai, sementara waktu pelaksanaan sudah semakin dekat.

“Sengketa tapal batas mempengaruhi persiapan pelaksanaan iven pacu kuda di lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak, karena terlaksana atau tidaknya iven tahunan tersebut sangat tergantung dengan penyelesaian sengketa tapal batas kedua nagari,” kata Ketua Pordasi Tanah Datar Ronny Elisman ST menjawab bakaba.net di ruang kerjanya,Minggu (1/10).

Penyelesaian sengketa tapal batas kedua nagari, Pordasi hanya bersifat menunggu pihak-pihak berkopeten untuk menyelesaikannya karena Pordasi hanya mengurus iven pacu kuda.

Berbicara mengenai persiapan pelaksanaan pacu kuda saat ini baru mencapai 30% sementara kuda yang ikut dalam iven tersebut sekitar 70 ekor. Dalam persiapan iven, Panpel bekerja profesional dan tetap melakukan berbagai persiapan pelaksanaan. Pasalnya waktu yang tersedia sangat pendek, sehingga Panpel harus bekerja maksimal.
Bahkan untuk pelaksanaan pacu kuda di lapangan Dang Tuanku pihaknya sudah melakukan berbagai pembenahan termasuk pebenahan landasan pacu.

Sementara itu Sy. Pangulu Mudo Ketua Ninikmamak Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin menghimbau warga Bukit Gombak tidak melakukan persiapan apapun untuk pelaksanaan pacu kuda, termasuk pembangunan tribune, bahkan Ketua Ninikmamak setempat menegaskan tidak ada pembangunan tribune termasuk lelang tribune milik mesjid.

Menurut Sy. Pangulu Mudo pengabaian penyelesaian tapal batas oleh Pemkab Tanah Datar merupakan bentuk pemerintah tidak menghargai eksistensi Ninikmamak yang diakui dan di lindungi undang-undang. Bahkan menurutnya kehadiran Pengurus KAN dan Ketua BPRN berdasarkan telepin dari H Irman Idrus Wali Nagari terpilih yang belum di lantik. Hal itu merupakan sebuah penghinaan kepada institusi KAN.

Seperti diberitakan sebelumnya Ketua BPRN Wel Ahmad dan Ketua N Malin Marajo beserta M. Dtk Mantari Sakampuang Sekretaris KAN Baringin Walk Out dari ruang rapat Sekda Tanah Datar setelah Sekda menyodorkan nota menyukseskan iven pacu kuda, sementara rapat itu sendiri baru saja di mulai (TIA)

print

Leave a Reply