Pastikan Hewan Qurban Layak Konsumsi, FKH Universitas Syiah Kuala lakukan Pemeriksaan

Pastikan Hewan Qurban Layak Konsumsi, FKH Universitas Syiah Kuala lakukan Pemeriksaan

- in Headline, KABA RANTAU, News
169
0

ACEH, bakaba.net — UKM HiMPHarsia (Himpunan Mahasiswa Pencinta Hewan Besar dan Ruminansia) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala lakukan supervisi pemeriksaan dan penyembelihan hewan qurban.

Supervisi Pemeriksaan dan Penyembelihan Hewan Qurban berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 19 s.d. 22 Juli 2021.

Kegiatan itu merupakan acara tahunan yang diselenggarakan bertepatan dengan hari raya Idhul Adha dan merupakan program pengabdian masyarakat dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, berupa memantau dan memonitori hewan qurban agar selalu dalam keadaan sehat.

Pemeriksaan yang dilakukan antemortem (sebelum dipotong) dan postmortem (sesudah dipotong) untuk memastikan kondisi hewan dan daging qurban yang dibagikan layak dikonsumsi, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal).

Muhammad Razaq Khan, selaku Ketua Panitia mengatakankan bahwa peserta mencakup seluruh mahasiwa PDH (Pendidikan Dokter Hewan) semester 5 ke atas, mahasiswa PPDH (Pendidikan Profesi Dokter Hewan), alumni FKH USK, dan juga dosen FKH USK sebagai pendemping pelaksanaan acara ini.

Selain dari dalam kampus, kegiatan ini juga menampung partisipasi beberapa mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UTU (Universitas Teuku Umar).

Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh provinsi di Pulau Sumatera dan beberapa titik di Pulau Jawa.

“Iya benar, peserta disebar di titik-titik yang disebut, sesuai daerah domisili mereka yang juga tersebar di daerah yang disebutkan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memonitori dan juga mengedukasi masarakat tentang daging yang ASUH, serta sebagai bentuk pedulinya HiMPHarsia terhadap masyarakat sekitar.

Terakhir, ia berharap adanya kegiatan ini dapat menjadi cerminan bagi masyarakat bahwa mahasiswa kedokteran hewan sangat peduli dengan kesehatan masyarakat.

Dengan terus memonitori pemotongan hewan qurban agar masyarakat terhindar dari penyakit zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia).

Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini telah mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan, sehingga diharapkan pula mahasiswa menjadi contoh masyarakat.

“Serta mahasiswa dapat menjadi contoh untuk masyarakat dalam menaati prokes di masa pandemi Covid-19. (Fitrah Qalbina Syahril)

print

Leave a Reply