Instensitas Hujan Tinggi, Jembatan Padang Data Pakarak Ambruk

Instensitas Hujan Tinggi, Jembatan Padang Data Pakarak Ambruk

- in Headline, TANAH DATAR
832
0

Tanjung Emas, bakaba – Tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini membuat jembatan penghubung Nagari Minang dan Nagari Pagaruyung ambruk
Selain itu banjir yang melanda Desa Rabu dinihari (27/06). Tidak ada korban jiwa atas atas musibah ambruknya jembatan penghubung tersebut.

Ambruknya jembatan penghubung ini membuat akses jalan kedua nagari lumpuh total. Pasalnya tidak ada kenderaan tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat KabupatenTanah Datar bersama Kepala BPBD terjun langsung ke lapangan guna melihat akses jembatan yang ambruk itu.

Diakui Guswardi Warga Jorong Padang Data Kecamatan Tanjung Emas, instensitas hujan sejak Selasa (26/06) sore kemarin tinggi, mengakibatkan jembatan penghubung kedua nagari ambruk.

“Jembatan ambruk diperkirakan tadi malam, dan warga baru mengetahui tadi pagi”, ungkapnya kepada bakaba.net.

Dia memperkirakan debit air yang tinggi mengakibatkan jembatan itu ambruk.
Selain itu juga,

Sebelumnya Guswardi (57 th), warga hendak melintasi jembatan tersebut pada pukul 06.00 WIB, dirinya hendak menuju ke Batusangkar, selanjutnya dirinya kaget, karena jembatan sudah tidak bisa dilalui.

“Saya lansung melaporkannya kepada Nagari dan masyarakat”, ujarnya.

Wali Nagari Pagaruyung, Irmadinal ST Dt Mogek yang sempat dihubungi oleh bakaba.net membenarkan kejadian ambruknya jembatan Padang Data Pakarak.

Bersadarkan hasil wawancara dengan Irmadinal, penyebab ambruknya jembatan tersebut adalah hujan lebat sejak semalam ditambah lagi dengan runtuhnya irigasi bandar Pakarak.

“Materal longsor tersebut menghantam jembatan Padang Data”, ujarnya.

BPBD Tanah Datar bersama Dinas PUPR & Pertanahan sekitar pukul 10.00 wib tadi lansung meninjau lokasi ambruknya jembatan Padang Data Pakarak.

Informasi dari Kepala BPBD Tanah Datar Drs. Revoldesman menyebutkan curah hujan yang tinggi sejak semalam menyebabkan banyak terjadi longsor serta ambruknya jembatan salah satunya jembatan penghubung Padang Datar Pakarak.

“Di Pagaruyung sendiri juga terdapat 5 titik longsor yang berada di ruas jalan Padang Datar – Minangkabau”, ujarnya.

Revoldesman menyebutkan selain adanya titik longsor dibebera tempat terdapat juga material ongsor yang menimpa rumah warga di Siturah III Koto Rambatan.

Sedangkan di daerah Jorong Talago Gunung Nagari Saruaso juga terdapat 2 titik longsor yang saat ini juga dilakukan goro oleh masyarakat.(KAMBA)

print

Leave a Reply