Indeks Inovasi Tanah Datar Turun 3 Tahun Berturut, Wabup Minta OPD Gaspol Lagi

Indeks Inovasi Tanah Datar Turun 3 Tahun Berturut, Wabup Minta OPD Gaspol Lagi

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

TANAH DATAR, bakaba.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengevaluasi kinerja inovasi perangkat daerah. Hasilnya tidak menggembirakan. Indeks inovasi turun selama tiga tahun berturut-turut.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Inovasi Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati, Rabu (15/7/2026). Sekaligus dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Inovasi oleh seluruh kepala OPD.

Wakil Bupati Ahmad Fadly memimpin langsung rakor tersebut. Ia menegaskan inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan dalam tata kelola pemerintahan saat ini.

“Kita harus bangun Sistem Inovasi Daerah yang kuat. Saya minta seluruh OPD berkomitmen sungguh-sungguh melahirkan ide dan gagasan. Keberhasilan inovasi bukan dihitung dari banyaknya program, tapi dari dampaknya ke masyarakat,” kata Ahmad Fadly.

Wabup mengingatkan, sejak 2023 setiap kepala OPD sudah menandatangani perjanjian kinerja yang memuat kewajiban menghadirkan inovasi. Komitmen itu harus dibuktikan dengan aksi nyata.

Ia juga menyinggung sejarah Tanah Datar yang pernah meraih Inagara Award 2019 sebagai daerah sangat inovatif. Namun prestasi itu belum bisa dipertahankan.

“Beberapa tahun terakhir kita hanya masuk kategori daerah inovatif. Ini harus jadi cambuk. Jangan tunggu mepet deadline baru input data. Sampaikan dengan dokumen lengkap sesuai komitmen kita,” tegasnya.

Data dari Bappeda Litbang memperkuat kekhawatiran itu. Kepala Bappeda Litbang Adriyanti Rustam menyebut indeks inovasi daerah terus merosot.

Tahun 2023 angkanya 46,44. Lalu turun jadi 45,95 di 2024. Tahun 2025 kembali turun ke 43,17. Salah satu penyebabnya, masih ada 8 OPD yang tidak menyampaikan laporan inovasi.

“Kami berharap rakor ini mengembalikan semangat. Tujuannya agar lahir inovasi yang benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan dan tata kelola pemerintahan,” ujar Adriyanti.

Sebagai penguat, peserta rakor juga mendengarkan pemaparan dari Kepala Balitbang Provinsi Sumbar Febrina Tri Susila Putri. Materinya tentang penguatan budaya inovasi dan cara mendongkrak indeks inovasi daerah.

Rakor ini dihadiri seluruh pimpinan OPD, Kepala Bagian, Camat, Wali Nagari, serta Kepala UPT SD dan SMP se-Kabupaten Tanah Datar. (***)

Leave a Reply