Diambang Zona Merah, 72 Warga Tanah Datar Terpapar Covid 19

Diambang Zona Merah, 72 Warga Tanah Datar Terpapar Covid 19

- in Headline, News, TANAH DATAR
283
0

TANAH DATAR, bakaba.net – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri tahun 2021, masyarakat yang terkonfirmasi Covid 19 di Tanah Datar semakin tidak terkendali.

Bahkan saat ini, Tanah Datar sudah berada diambang zona merah, karena selalu ada penambahan kasus positif Covid di daerah itu. 

Berdasarkan data rellis Dinas Kesehatan Tanah Datar Minggu (09/05/2021), 72 orang warga Tanah Datar terkonfirmasi positif Covid 19. Meski begitu 10 sembuh dan dua orang juga dikabarkan meninggal.

Data yang direllis Dinas Kesehatan menyebutkan kembali 25 orang warga binaan Rutan Kelas IIb Batusangkar dan 3 orang petugasnya positif terpapar pandemi itu. 

Dua orang juga tertular dari kluster Rutan Kelas IIB Batusangkar berdasarkan hasil skrening, sementara 42 orang lainnya di luar kluster rutan.

Dua orang data pasien Covid 19 yang dikabarkan meninggal merupakan warga Koto Subarang Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto. Pasien perempuan itu meninggal dunia di RS Yarsi Padang Panjang, puk 12.24 WIB, Minggu, selanjutnya pasien perempuan (58) warga Jorong Dalam Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru juga meninggal dunia di RS Ibnu Sina Payakumbuh.

Data rekapan sampai hari ini, akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 1682 orang, 1346 dinyatakan sembuh dengan hasil negatif, meninggal dunia 54 orang. Sementara Suspek 22 Orang, Kemungkinan 3.

Mengutip keterangan Jasman Rizal Jubir penaganan Covid Sumatera Barat, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Limapuluh Kota berada pada zona paling buruk (skor dibawah 2,00). 

Skor Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Limapuluh Kota zona merah. 

Untuk itu Jasman Rizal mengharapkan, Satgas Covid-19 Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Limapuluh Kota segera melakukan semua upaya yang perlu dan penting untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayahnya. (TIA) 

print

Leave a Reply