Bunda Literasi Tanah Datar Gandeng Ruangguru, UMKM dan Pokdarwis Bakal Dilatih AI

Bunda Literasi Tanah Datar Gandeng Ruangguru, UMKM dan Pokdarwis Bakal Dilatih AI

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

Tanah Datar, bakaba.net – Bunda Literasi Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra menggandeng Ruangguru untuk menggelar pelatihan literasi Kecerdasan Artifisial atau AI bagi pelaku UMKM dan Pokdarwis se-Tanah Datar.

Rencana program itu dibahas lewat zoom meeting pada Sabtu 08/08/2026 di Indojalito Batusangkar. Turut hadir Kadis Kominfo Tanah Datar Dedi Tri Widono, Kadis Parpora Inhendri Abas, serta sejumlah kabid terkait.

Dalam zoom meeting itu Ny. Lise Eka Putra menekankan materi harus fleksibel dan langsung bisa dipakai. Mulai dari cara menjual produk online, mengemas produk, hingga memanfaatkan AI untuk membalas review dan komentar pelanggan.

“Tujuannya bukan pelatihan satu bulan selesai. Tapi bagaimana setelah ini yang dilatih bisa terus memakai, berkembang, dan yang sudah jago bisa melatih yang lain,” tegasnya.

Lise juga menyorot potensi wisata Tanah Datar. Ia berharap setelah pelatihan, para pelaku Pokdarwis bisa mempromosikan daerah dengan konten berbahasa Inggris agar wisatawan lebih mudah memahami.

“Tanah Datar kabupaten yang indah. Banyak tempat wisata alam, gunung, lembah yang belum terekspos. Mudah-mudahan setelah latihan ini pariwisata kita bisa lebih naik,” katanya.

Kadis Kominfo Tanah Datar Dedi Tri Widono saat zoom meeting menyampai sangat menyambut antusias program ini. Ia menyebut AI bisa menjadi jalan untuk meningkatkan pendapatan bagi UMKM. Ia juga menyampaikan baru belajar mengunakan AI.

“Saya sendiri baru belajar AI, pakai Gemini versi gratis yang terbatas. Ini sangat menarik dan saya yakin peserta akan antusias karena bisa menghasilkan cuan nantinya,” ujarnya.

Namun untuk pelatihan bagi UMKM dan Pokdarwis, ia mengusulkan alur pelatihan dimulai dari literasi dasar terlebih dahulu. Termasuk etika dan batasan penggunaan AI.

“Kita lihat hari ini banyak yang pakai AI untuk buat konten olok-olok, ambil foto pimpinan. Jadi literasi yang kita butuhkan dulu,” katanya.

Dedi juga mengingatkan pentingnya memetakan kemampuan dasar peserta. Apalagi ada peserta usia lanjut.

“Teknologi ini kalau tidak langsung dipraktekkan akan lupa. Takutnya nanti peserta ada tidak paham dan diam saja di dalam ruangan. Jadi harus nyambung dengan kemampuan dasar mereka,” ujar Dedi jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kadis Pariwisata Tanah Datar Inhendri Abas, saat ini pelaku wisata dalam mempromosikan pariwisata harus mampu mempergunakan teknologi.

Calorina dari Ruangguru menyampaikan Pelatihan Literasi AI program Ready Asean yang bertujuan untuk membekali generasi muda dan pekerja profesional di Asia Tenggara, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara etis, inklusif dan bertanggung jawab.

Untuk Kabupaten Tanah Datar nanti yang menjadi peserta pelatihan UMKM dan Pokdarwis. Peserta pelatihan ini akan didampingi melalui pembelajaran learning management system (LMS).

“Pelatihan bisa dibagi dua sesi, satu sesi untuk UMKM dan sesi kedua untuk Pokdarwis,” ujar Calorina.

Materi pelatihan disesuaikan dengan peserta pelatihan, yang dibagi 30 teori dan 70 praktik. (***)

Leave a Reply