Tanah Datar, bakaba.net – Kualitas udara di Batusangkar Kabupaten Tanah Datar masih berada pada kategori tidak sehat meski mengalami sedikit penurunan. Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara yang dirilis Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kualitas udara di Batusangkar pada Kamis (17/09) pukul 07.00 WIB tercatat 158 AQI US dengan kategori tidak sehat.
Angka tersebut turun dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 161 AQI US. Polutan utama yang terdeteksi masih PM2.5 dengan kadar 66,1 mikrogram per meter kubik.
Hal itu disampaikan Kadis Kominfo Tanah Datar Kamis (17/09) di Batusangkar.
Selain kualitas udara sambung Dedi Tri Widono, data tersebut juga mencatat kondisi cuaca di Batusangkar dengan suhu 22 derajat celcius, kecepatan angin 3 kilometer per jam dan kelembapan 88 persen. Sumber informasi kualitas udara dikutip dari IQAir.
Meski turun, kualitas udara masih berada pada level tidak sehat sehingga Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Prokopim Setda Tanah Datar tetap mengeluarkan empat himbauan untuk masyarakat.
Pertama, gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kedua, hindari membakar sampah, lahan atau bahan lainnya yang dapat memperburuk kualitas udara.
Ketiga, lindungi kelompok rentan dengan memperhatikan anak-anak, lansia, ibu hamil dan masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu. Keempat, kurangi aktivitas luar ruangan dan batasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau lebih buruk.
Pemkab Tanah Datar mengingatkan masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Tanah Datar. (***)