Revolusi Induatri 4.0, Media Masa Jadi Penopang Pembangunan Daerah

Revolusi Induatri 4.0, Media Masa Jadi Penopang Pembangunan Daerah

- in Headline, TANAH DATAR
202
0

Tanah Datar,bakaba.net–Bupati Tanah Datar diwakili Kabag Humas Yusrizal mengatakan, seiring dengan Revolusi Industri 4.0 , media menjadi salah satu penopang pembangunan daerah, melalui karya jurnalistik awak media yang dipublikasikan dan diinformasikan kepada masyarakat.

“Revolusi Industri 4.0 merupakan trend automasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi informasi. Istilah ini mencakup cyber-physical, internet of things dan cloud computing dan artificial intelligentce,” kata Yusrizal dalam acara penyuluhan hukum yang digelar DPC KWI Tanah Datar di Hotel Pagaruyung, Senin (27/1)

Ia berharap melalui penyuluhan sadar hukum ini, rekan-rekan wartawan tidak ada yang tersandung hukum. Dan menjalankan tugas jurnalistik sesuai dengan kode etik yang berlaku secara umum.

Penyuluhan Hukum mendatangkan narasumber dari Polres dan Kejari Tanah Datar, acara yang digelar di Pagaruyung Hotel Tanah Datar dibuka lansung oleh Ketua DPW KWRI Sumbar Mirkadri Miyari dihadiri oleh Kabag Humas Yusrizal, dan Kabid KIP Dinas Kominfo Yendra Aprilla.

Mikadri Miyari mengapresiasi DPC KWRI Tanah Datar yang mengelar kegiatan yang bermanfaat bagi awak pers dalam menjalankan tugasnya sehari-hari dalam menyebarkan informasi dan publikasi kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

“Kami apresiasi DPC KWRI Kabupaten Tanah Datar satu-satunya DPC yang aktif mengangkat kegiatan dan menjalin kerjasama yang baik dengan semua pihak termasuk pemerintah daerahnya,” ujar Mirkadri Miyar didampingi Bendahara DPW KWRI Sumbar Indra Gunalan.

Sementara Ketua DPC KWRI Tanah Datar Bonar Surya Winata mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya yang diharapkan dapat menambah pemahaman tentang hukum dalam menjalankan aktifitas jurnalistik sehari-hari.

“Semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kawan-kawan media dalam menjalankan tugasnya sebagai wartawan dan terhindar dari hukum,” ujar pria mudah bergaul dan yang akrab dipanggil Bang Bonar ini didampingi Ketua Panpel Rafinos.(WD)

print

Leave a Reply