Perkuat karakter bangsa dalam misi revolusi mental, BPNB Gelar Kemah Budaya

Perkuat karakter bangsa dalam misi revolusi mental, BPNB Gelar Kemah Budaya

- in BUDAYA, Headline, TANAH DATAR
296
0

Batusangkar, bakaba – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumbar bekerjasama dengan Pemkab Tanah Datar mmenyelenggarakan kemah Saka Widya Budaya Bakti 2018 di Lokasi Bumi Perkemahan Pagaruyung melalui metode kepramukaan. Kemah Budaya ini diikuti oleh siswa-siswa dan pembina pramuka se Sumatera Barat yang berlansung empat hari 9 – 12 September.

Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Drs.Suarman mengatakan perkemahan Saka Widya Budaya Bakti merupakan kegiatan yang menarik bagi kaum muda dimana mereka meninggalkan rumah, pergi ke alam terbuka dan mendirikan tenda untuk berkemah serta melakukan bebagai aktivitas yang edukatif, rekreatif, dan kompetitif antara lain berpetualang, menjelajah atau napak tilas sejarah dan pentas seni budaya.

Untuk memperluas pengetahuan bidang kebudayaan dan menanamkan nilai-nlai positif yang menjadi acuan generasi muda agar mampu mengenali, memahami dan memberikan apresiasi terhadap keanekaragaman budaya perlu diselenggarakan perkemahan budaya.

“Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti 2018 yang disenggerakan di Tanah Datar merupakan wahana pertemuan pramuka penggalang untuk menanamkan dan menumkembangan nilai-nilai sejarah dan budaya, membina persaudaraan, mempererat persatuan dan kesatuan serta wadah pembinaan karakter bangsa serta jiwa kemandirian.

Generasi jaman now harus tumbuh kembang berbasis kesejarahan dan kebudayaan seperti Etika Budaya, Pengembangan Karakter, Sosialisasi Pramuka Widya Budaya Bakti, Cagar Budaya, Permuseuman, Sejarah Daerah, Peta Budaya, Pembuatan Film Dokumenter dan Fotografi.

Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Hardiman menyampaikan bahwa pembinaan melalui perkemahan budaya sangat strategis dalam menanamkan kecintaan generasi muda pada sejarah dan budaya bangsa yang pada saat ini, perlu dititikberatkan apalagi pembangunan nasional saat ini berupaya untuk memperkuat karakter bangsa dalam misi revolusi mental.

Dijadikannya Tanah Datar karena luhak Nan Tuo merupakan pusat kebudayaan Minangkabau, banyak peninggalan nilai budaya yang tersebar hampir diseluruh Tanah Datar, Sehingga kemah budaya menjadi ajang untuk membangkitkan kesadaran budaya.

Hadir dalam kegiatan kemah budaya , Dandim 0307/TD diwakili Pasiter Kapt. Inf. Yuliasman, Kapolres Tanah Datar diwakili Kasat Binmas Kakak AKP Parman, Kepala BPCB Sumbar Riau Kepri Drs. Nurmantias, Kadis Dikbud diwakili Kabid Fasilitasi Pembinaan SD Kakak Baharudin, S.Pd, M.Pd.

Kegiatan Kemah Saka Widya Budaya Bakti bertemakan Melestarikan Nilai Budaya Bersama Gerakan Pramuka. Ketua Pelaksana Kegiatan Mardoni menerangkan peserta Kemah Saka Widya Budaya Bakti berasal dari utusan 10 Kwarcab se Sumatera Barat, diantaranya Kwarcab Tanah Datar, Kwarcab Padang, Kwarcab Sawahlunto, Kwarcab Sijunjung, Kwarcab Padang Pariaman, Kwarcab Kab. Solok, Kwarcab Pesisir Selatan, Kwarcab Bukittinggi, Kwarcab Kota Payakumbuh Dan Kwarcab Kota Padang Panjang.

Kemah ini berlangsung dari tanggal 09 s.d 12 September 2018. Nantinya BNPB Sumbar akan menjadi Pangkalan bagi Satuan Karya Widya Budaya Bakti tingkat Sumatera Barat. (KAMBA)

print

Leave a Reply