Kunjungi Humas Bandung, Peserta Studi Komperatif Dapat Pengalaman Berharga (3)

Kunjungi Humas Bandung, Peserta Studi Komperatif Dapat Pengalaman Berharga (3)

- in Headline, KABA WISATA
424
0

Oleh : Wirmas Darwis, SE

Bandung, Bakaba—Perjalanan Studi Komperatif Wartawan Tanah Datar tidak hanya sebatas berkunjung ke Kementerian Kominfo RI, tetapi juga berlanjut ke Kota Bandung. Di Kota Kembang, rombongan yang dipimpin Kepala Dduinas Kominfo (Komunikasi dan Informasi) Tanah Datar Erizal Ramli ini boleh dikatakan mendapat pengalaman yang cukup berharga.

Kenapa tidak, Bagian Humas Kota Bandung sebagai Humas yang digolongkan cukup baik di Indonesia memanrg mampu memenej organisasi dengan baik yang saat ini dipimpin Kabag Humas Yayan Abdul Brillyana. Konsep yang diterapkan tidak terlalu rumit, tetapi cukup bagus untuk mendukung kepemimpinan Pemerintah Kota Bandung.

 

Diterima di aula yang cukup refsentatif, Kabag Humas Yayan menyebut sebagai organisasi yang dipimpinnya tidak terlepas dari penggunaan media sosial. Kanal media sosial yang digunakan bisa saja dalam bentuk youtube, facebook, twitter, Instagram dan lain-lain, dengan petimbangan media sosial memiliki akses cukup banyak dengan warga, bahkan ribuan masyarakat kota Bandung.

Kecuali itu Bagian Humas Kota Bandung juga menjalin kerja sama dengan mass media, baik media cetak maupun media elektronik. Tercatat 154 media cetak (Harian dan Mingguan), 66 media online, 58 radio dan 7 televisi. Dalam menjalin kerja sama ini, Humas Bandung tetap menjalin hubungan yang harmonis, tanpa memusuhi media yang menulis berita negative dan menyayangi media yang selalu menyajikan berita positif atau “angkat telur” di Kota Bandung.

“Untuk kunjungan pimpinan keluar daerah, kita menyertai dua atau tiga wartawan, bahkan Kabag Humas tidak ikut dalam kegiatan tersebut. Ini dilakukan secara bergantian, sesuai dengan dana yang tersedia di Bagian Humas Kota Bandung,” kata Yayan dengan gamblang yang disambut dengan tepuk tangan oleh sebahagian besar wartawan Tanah Datar.

Pernyataan Kabag Humas Yayan Abdul Brillyana memang cukup mengejutkan para wartawan Tanah Datar, termasuk Kabag Humas dan Protokol Setda Tanah Datar Syahril dan Kabag Hukum dan Persidangan DPRD Tanah Datar Andi Mahbul. Ch yang membidangi Kasubag Humas dan Protokol.

Adanya pendapat sebahagian rekan wartawan di media sosial tentang keikutsertaan pendamping dari Bagian Humas dan Protokol serta Bagian Hukum dan Persidangan sebagai tidak relevan, ternyata kurang pas.

Dengan hadirnya Kabag Humas dan Protokol Syahril serta Kabag Hukum dan Persidangan Andi Mahbul, Ch setidaknya kedua organisasi yang sering berhubungan dengan wartawan ini dapat pula memperoleh masukan dari Bagian Humas Kota Bandung tentang kekurangan-kekurangan dalam menjalin kerja sama dengan awak media.

Bila dilihat dari Produk Humas Kota Bandung selanjutnya berupa Siaran Pers, tidak jauh berb eda dengan Humas Tanah Datar. Humas Kota Bandung juga menyediakan Siaran Pers sebagai media publikasi tertulis yang disampaikan ke Mass Media sebagai bahan pemberitaan. Siaran Pers ini bisa saja dalam bentuk program-program SKPD dan agenda-agenda pimpinan.

Produksi Humas lainnya berupa naskah sambutan Walikota Bandung atas dasar disposisi pimpinan, terutama berupa pesan pimpinan terhadap publik. Produk ini juga sudah biasa dilaksanakan di jajaran Humas dan Protokol Pemkab Tanah Datar. Selanjutnya ada lagi berupa publikasi visual/infografis, yakni informasi yang dikemas secara menarik dalam bentuk gambar atau video.

Sementara produk Humas Kota Bandung lainnya yang cukup menarik berupa “BANDUNG MENJAWAB” berupa konferensi pers, dengan mengundang media dan menjadikan pimpinan atau pimpinan SKPD lainnya sebagai narasumber. Bandung Menjawab digunakan sebagai sarana sosialisasi program, kebijakan atau kegiatan yang dilakukan OPD dan menjawab berbagai isu yang beredar ditengah-tengah masyarakat.(Tamat)

print

Leave a Reply