Jelang Lebaran Harga Cabe Merangkak Naik Di Tanah Datar

Jelang Lebaran Harga Cabe Merangkak Naik Di Tanah Datar

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

TANAH DATAR, bakaba.net — Harga cabai merah mulai merangkak naik dikalangan petani, jelang Ramadhan 1442 Hijriah di Tanah Datar, Sumatera Barat.

Harga cabe ditingkat petani mengalami kenaikan dalam kisaran empat ribu rupiah perkilo gram.

“Harga cabe naik secara bertahap rata-rata di kisaran dua hingga empat ribu rupiah per kilo gramnya,” Salah seorang petani cabai di Tanjung Baru Syafri (67), Sabtu (27/05/2021).

Sementara cabai merah merek dumai dan akar pihaknya menjual Rp36 ribu hingga Rp38 ribu ke pengepul sedangkan untuk cabai merah merek kopay dijual di kisaran Rp40 ribu hingga Rp42 ribu.

“Naiknya harga cabai sudah berlangsung sejak tiga minggu terakhir, rata-rata naik sekitar Rp dua ribu dari harga sebelumnya,” katanya.

Kenaikan harga cabe diprediksi dapat terus berlanjut atau bertahan di harga sekarang mengingat cuaca saat ini di musim hujan.

“Biasanya kalau dari pengalaman bertani harga cabai cenderung naik di saat musim hujan, entah saat sekarang ini karena di masa pandemi,” katanya.

Sedangkan Ilham (27) petani cabai lainnya mengatakan kenaikan harga cabai di kalangan petani biasanya dikarenakan kurangnya pasokan cabai dari luar daerah.

Faktor cuaca juga berpengaruh terhadap peningkatan harga cabai, apalagi beberapa daerah di Indonesia sudah mulai diguyur hujan deras hingga membuat petani gagal panen dan ada yang masih bertahan tidak menanam.

“Tapi kalau informasi dari toke cabai memang naiknya harga cabai dikarenakan minimnya pasokan dari luar. (TIA)

print

Leave a Reply