Wali Nagari se-Tanah Datar Ikuti Retret di IPDN Sumbar, Tingkatkan Tata Kelola Keuangan dan Kepemimpinan

Wali Nagari se-Tanah Datar Ikuti Retret di IPDN Sumbar, Tingkatkan Tata Kelola Keuangan dan Kepemimpinan

- in Headline, News, TANAH DATAR
0
Tanah Datar, bkaba.net –Wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar mengikuti retret yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bekerja sama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatra Barat. Kegiatan berlangsung selama enam hari.
Ketua Forum Komunikasi Wali Nagari (FKWN) Tanah Datar Genta Maulana Akbar mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Tanah Datar yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
Ia menilai retret ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia para wali nagari dalam menjalankan roda pemerintahan nagari, terutama dalam pengelolaan keuangan nagari.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah Tanah Datar atas kegiatan retret ini. Selama enam hari di Kampus IPDN, kami berharap para wali nagari dapat menjadi pemimpin yang benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab sebagai wali nagari,” kata Genta saat pelepasan di Indojolito Batusangkar, Minggu, (05/04)
Hal senada disampaikan Wali Nagari Pangian Hijrah Adi Syukrial. Ia mengaku para peserta akan mendapatkan pelatihan kedisiplinan serta berbagai materi dari sejumlah institusi, antara lain kepolisian, kejaksaan, dan lembaga lainnya.
“Kami siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini. Tentunya kami berharap retret ini dapat meningkatkan kapasitas kami sebagai pemimpin di nagari, baik dalam penggunaan anggaran maupun dalam pemahaman peraturan hukum,” kata Hijrah.
Sebelumnya, Bupati Tanah Datar Eka Putra saat apel pelepasan mengatakan bahwa program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas wali nagari, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa, tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, serta pemahaman hukum dengan narasumber dari berbagai instansi.
Kegiatan ini juga merupakan kegiatan strategis sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang telah dilaksanakan mulai dari tingkat menteri, gubernur, bupati, DPRD provinsi dan kabupaten/kota, hingga tingkat kepala desa.
Selain itu, kata Bupati, retret ini menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter dan kualitas kepemimpinan wali nagari, tidak hanya melalui pembekalan materi, tetapi juga kegiatan fisik.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi perubahan positif pada kepemimpinan wali nagari, meningkatnya kepedulian wali nagari terhadap masyarakat, serta kapasitas wali nagari dalam pengelolaan keuangan, baik yang bersumber dari dana desa maupun dari APBD,” ujarnya.
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menambahkan bahwa retret wali nagari ini penting karena wali nagari berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.
“Melalui retret ini bisa terwujud kesamaan visi dengan pemerintah kabupaten sehingga kita bisa membangun daerah ini secara bersama-sama,” ujar Wabup. (***)

Leave a Reply