Satu-satu di Indonesia, Bupati Tanah Datar Terpilih Menjalani Prosesi Adat

Satu-satu di Indonesia, Bupati Tanah Datar Terpilih Menjalani Prosesi Adat

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

Bupati dan wakil bupati  Tanah Datar terpilih Eka Putra dan Richi Arpian menjalani prosesi adat sebelum diarak ke Gedung Cindua Mato Batusangkar Tanah Datar. Prosesi adat bagi kepala daerah ini sudah berlansung sejak puluhan tahun yang lalu dan menjadi satu-satunya di Indonesia.

Sebelum prosesi adat dilakukan Bupati dan wakil bupati Tanah Datar itu dilepas oleh, Ninikmamak, Bundo Kandung dan keluarga, handai Tolan dan anak kemenakan melepasnya Eka – Richi  untuk menjalankan amanah di Luhak  Nan Tuo.

Bupati Eka Putra  sebelum menuju Cindua Mato Batusangkar dan dilepas secara adat dari rumah Kaum Datuak Bandaro Putiah Suku Piliang Sani Tanjung Bonai Lintau Buo Utara.

Dalam prosesi adat itu, Eka Putra  mendengar  petuah-petuah dari dan pesan moral dari Ninik Mamak  Bundo kandung Lintau Buo, agar memimpin dengan baik dan santun, petuah-petuah adat hang disampaikan dengan pantun itu mengandung makna bagaimana menjalankan sistem secara adil dan bijaksana.

Sebagai daerah beradat, setiap pemimpin baru di Tanah Datar selalu dilepas secara resmi oleh Ninikmamak dan Bundo Kandung dari rumah gadang kaum atau mesjid.

Usai menjalankan prosesi adat Bupati Eka Putra lansung diarak menuju Indo Jalito Batusangkar untuk melanjutkan prosesi adat penyerahan anak kemenakan mereka ke LKAAM Tanah Datar  menjadi bupati di daerah yang terkenal dengan daerah tertua di Minangkabau.

Sementara Richi Arpian juga menjalani prosesi adat di Mesjid Raya Rao-Rao sebelum Ninik Mamak, Bundo Kandung dan keluarga mengantarkan ke Gedung Cindua Mato.

Di kedua tempat, terlebih dahulu digelar doa bersama, bermohon kepada Allah SWT agar keduanya bisa menjadi pemimpin yang amanah, yang senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan tugas yang mulia.

Bupati Eka Putra didampingi Ny. Lise Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian didampingi Ny. Patty Richi Aprian menggunakan pakaian tradisional Minangkabau.

Bupati Eka Putra dalam sambutan menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. “Terima kasih kepada LKAAM Tanah Datar dan Pemerintah Daerah, kegiatan punya nilai dan makna yang dalam. Kami berdua bersama isteri sudah diserahkan kepada ninik mamak di kabupaten. Untuk itu mohon kiranya ninik mamak, bundo kandung, alim ulama dan cerdik pandai  dapat membimbing dan mengingatkan kami dalam menjalankan amanah yang berat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Eka mengajak masyarakat untuk terus memupuk jiwa gotong royong yang harus diwariskan kepada anak dan kemenakan. “Kegiatan ini bentuk gotong royong bersama-sama untuk kemaslahatan bersama. Mari bersama membangun Tanah Datar, barek samo dipikua, ringan samo dijinjing,” ajaknya.

Ancaman serius yang dihadapi saat ini, sebut Eka adalah bahaya narkoba dan pergaulan bebas. “Tidak cukup menjadi tugas pemerintah daerah dan kepolisian. Kita khawatir dengan ancaman generasi muda. Mari bersama-sama mengawal ini,” ajaknya lagi.

Wabup Richi Aprian juga memberi kata sambutan sebagai bentuk perkenalan dan mohon dukungan.

“Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah hendaknya sudah menjadi identitas masyarakat Tanah Datar tidak sebatas slogan. Melalui kegiatan seperti inilah salah satu bentuk upaya mewariskan nilai-nilai adat dan budaya,” ungkap Richi.

Richi juga katakan pemerintah daerah juga punya program peningkatan bidang adat dan budaya.

“Ke depan, sesuai janji kami bersama Bapak Bupati, kita akan selalu bersinergi dengan ninik mamak dan bundo kanduang membangun Luhak Nan Tuo dan sejalan dengan itu anggaran LKAAM akan ditingkatkan,” tuturnya.

Sebelumnya Sekretaris LKAAM Luhak Nan Tuo Hardi Siswan Dt Marah Bangso mengajak seluruh masyarakat kembali bersatu untuk bersama-sama membangun Tanah Datar.

“Biduak lalu, kiambang batauik. Pilkada telah usai, mari kembali bersatu untuk satu kepentingan memajukan Tanah Datar,” ungkapnya.

Tertumpang do’a dan harapan, sebutnya agar Eka Putra dan Richi Aprian selalu sehat dan diberi kekuatan untuk menjalankan amanah masyarakat. “Kami do’akan Bapak Eka dan Bapak Richi selalu kompak dan harmonis dalam menjalankan amanah ini,” harapnya.

Turut hadir Sekda Irwandi, pejabat di lingkup pemerintah daerah dan undangan lainnya. (DESTIA SASTRA)

print

Leave a Reply