Pasca Tewaskan Dua Warga, Sumur Maut Di Sei Tarab Ditutup

Pasca Tewaskan Dua Warga, Sumur Maut Di Sei Tarab Ditutup

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

bakaba.net, TANAH DATAR –– Warga Jorong Teratai Nagari Gurun Kecamatan Sei Tarab Tanah Datar akhirnya menutup sumur pasca insiden tewasnya Syaiful dan M. Rizal dalam sumur itu, Senin (28/03/2022).

Penutupan sumur maut dilakukan dengan menimbunnya mengunakan tanah dan material lainnya.

Kapolres Tanah Datar AKBP Ruli Indra Wijayanto melalui Kapolsek Sei Tarab Irwan mengatakan, kesepakatan menutup sumur diputuskan keluarga tadi malam, Minggu (27/03).

Sumur sedalam 18 meter itu sebut Irwan, merupakan sumber air bersih bagi KK yang berada disekitar sumur itu.

Insiden tewasnya Syaiful dan M. Rizal tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga warga di Jorong Teratai.

Pasalnya dua korban itu masih mempunyai hubungan keluarga dan dalam pengajian yang dilakukan Minggu malam, maka diputuskan menutup sumur itu.

Kedua korban menguras air sumur, karena air tercium berbau menyengat selama seminggu belakangan.

“Airnya bersih dan banyak, tapi sudah seminggu agak berbau,” kata Kasmiati salah seorang keluarga korban.

Ia melanjutkan, berhubung mau masuk bulan suci Ramadhan, sumur itupun dibersihkan, tetapi naas kedua korban meninggal dalam insiden itu.

Sebelumnya, Syaiful turun mengunakan tambang untuk mencapai dasar sumur, sementara M. Rizal dan ketiga rekan lainnya berada dibibir sumur.

M. Rizal selanjutnya memanggil korban Syaiful, tetapi hanya menyahut satu kali, hal itu membuat M. Rizal cemas dan juga turun ke dasar sumur sementara tiga rekannya tetap berada di bibir sumur.

Ketiga rekan korban yang berada di bibir sumur yaitu Zulhendri, Afrizal Datuk Mangkuto Sati dan Rudi Hartono.

“Zulhendri memanggil M. Rizal yang sudah sampai di di dasar sumur,” sebut Irwan.

Ia menjelaskan, Zulhendri tidak mendengar ada sahutan dari M. Rizal, tetapi justru yang kedengaran justru seperti ada yang sesak nafas.

Beberapa saat setelah sampai di dasar sumur, Zulhendri memanggil korban M. Rizal, dan terdengar seperti sesak nafas dan tidak menyahut.

Zulhendri sangat kuatir dengan kondisi kedua rekannya yang berada didasar sumur dan lansung memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar serta meminta meminta bantuan aparat berwajib dan BPBD Tanah Datar guna mengevakuasi kedua rekannya yang berada di dasar sumur. (TIA)

print

Leave a Reply