Tanah Datar, bakaba.net – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly melantik 18 pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar di Aula Kantor Bupati, Jumat (22/05).
Pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, para camat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan pelantikan menjadi momentum meningkatnya tanggung jawab aparatur dalam menjalankan amanah sebagai pegawai pemerintah.
“Jalankan peran masing-masing secara proporsional agar tugas dan fungsi yang telah ditetapkan dapat terlaksana secara optimal,” ujar Ahmad Fadly.
Ia mengatakan pelantikan dilakukan sebagai bagian penataan pegawai negeri sipil serta percepatan pengisian jabatan kosong akibat pejabat pensiun maupun mutasi jabatan.
Menurutnya mutasi dan promosi merupakan bagian pengembangan karier aparatur sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.
Ahmad Fadly meminta pejabat yang dilantik menerima dinamika penugasan dengan ikhlas dan menjadikannya kesempatan memberikan kontribusi lebih luas di instansi baru.
Ia juga mendorong pejabat manajerial menghadirkan terobosan dan inovasi dalam pelaksanaan tugas, serta tidak hanya menjalankan fungsi administratif.
“Sebagai pejabat manajerial, jadilah leader terbaik untuk tim, berikan teladan, bangun komunikasi yang baik dan dukung tim untuk terus berkembang,” katanya.
Selain itu Wabup meminta seluruh pejabat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan mampu bekerja cepat, cermat, serta tuntas di tengah tantangan birokrasi saat ini.
Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi, kolaborasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman agar pegawai bekerja dengan semangat dan produktif.
Dalam kesempatan itu Ahmad Fadly juga menyinggung penerapan sistem merit dalam pengembangan karier aparatur. Pemkab Tanah Datar telah menyiapkan pemetaan kompetensi dan manajemen talenta sebagai dasar promosi jabatan.
“Ke depan tidak ada lagi tim pansel atau seleksi jabatan, karena sistem yang akan berbicara berdasarkan kompetensi, kinerja dan disiplin aparatur,” ujarnya.
Ia meminta seluruh ASN terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, workshop maupun pengembangan diri agar memiliki peluang karier lebih baik.
Di akhir arahannya Ahmad Fadly mengingatkan pejabat agar menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai core value ASN, mulai dari orientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif hingga kolaboratif.
Ia juga menegaskan akan terus mengevaluasi kinerja pejabat yang dilantik. Pejabat yang tidak mampu memenuhi ekspektasi kinerja dalam enam bulan ke depan dapat dimutasi maupun mengalami demosi.
“Kondisi daerah memang sedang tidak baik-baik saja, namun tidak ada anggaran bukan berarti tidak bekerja. Tetap laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal,” pungkasnya. hp/ans