Tanah Datar, bakaba.net – Masjid Jihad Kawai di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat layanan sosial masyarakat. Masjid ini menyediakan ambulan gratis serta pandam perkuburan untuk warga setempat.
Pengurus Masjid Jihad Kawai, Syafriwal, menyampaikan hal itu saat dikunjungi Tim Safari Ramadan I Pemkab Tanah Datar yang dipimpin Bupati Eka Putra, Kamis (26/2/2026). Ia menjelaskan masjid juga memiliki tanah perkuburan kaum dan aktif menyelenggarakan wirid mingguan, majelis taklim dua pekan sekali, serta TPA dengan pembiayaan dari kas masjid.
Masjid yang berdiri sejak 1818 ini awalnya berlokasi di tengah sawah, lalu dipindahkan pada 1880-an. Renovasi pertama dilakukan tahun 1960 dengan mengubah bangunan kayu menjadi tembok, sedangkan renovasi terakhir dimulai tahun 2017 dan masih berlanjut.
Wali Nagari Batu Bulek, Andi Musdar, menambahkan pihak nagari mendukung program Pemda meski dana desa dikurangi. Warga juga menyampaikan persoalan seperti maraknya pencurian kulit manis, keterbatasan pupuk, serta irigasi yang belum optimal.
Menanggapi aspirasi itu, Bupati Eka Putra mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan. Ia mengibaratkan manfaat menanam pohon bagi generasi mendatang, berlawanan dengan menanam kebencian yang merusak persaudaraan.
Bupati meminta warga menghidupkan kembali ronda malam untuk mencegah pencurian dan mengajak kelompok tani mengajukan perbaikan irigasi ke dinas terkait. Ia memastikan distribusi pupuk bersubsidi di Tanah Datar cukup, meski sempat terkendala bencana.
Dengan layanan ambulan gratis dan pandam perkuburan, Masjid Jihad Kawai menjadi contoh pusat keagamaan yang memberi manfaat sosial nyata bagi masyarakat sekitar. (***)