Luar Biasa, Arakan Jamba Terbanyak Tanah Datar Pecahkan Rekor MURI

Luar Biasa, Arakan Jamba Terbanyak Tanah Datar Pecahkan Rekor MURI

- in BUDAYA, Headline
1688
0

Batusangkar, Bakaba—Kabupaten Tanah Datar pada penghujung tahun 2017 ini kembali membikin gebrakan. Arakan 1.111 dulang jamba di Istano Basa Pagaruyung dalam acara pembukaan Festival Pesona Budaya Minang Kabau tanggal 29 Oktober 2017 bakal memecahkan Rekor MURI (Musium Rekor Dunia Indonesia).

Demikian dikemukakan Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Parpora (Pariwisata, Pemuda dan Olahraga) Tanah Datar Yendri Adi Saputra, SH didampingi Kasi Pengembangan Produk Ekonomi Kreatif Efrison, SE ketika menjawab pertanyaan di ruang kerjanya, Kamis (26/10) sehubungan dengan adanya kejutan besar yang bakal dilakukan Kabupaten Tanah Datar.

Dikatakan, pada Festival Pesona Budaya Minang Kabau sebelumnya arakan ini hanya 750 dulang jamba atau 10 dulang jamba setiap nagari dari 75 nagari yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Namun pada tahun 2017 ini kita akan tampilkan 1.111 dulang jamba atau sekitar 15 dulang jamba pernagari.

“Dengan adanya arakan dulang jamba sejumlah tersebut, selain dapat memecahkan rekor Muri juga diharapkan dapat melestarikan budaya adat alam Minang Kabau, terutama menyangkut makanan tradisional dan cara penampilannya,” tutur Efrison dengan senyuman khasnya.

Khusus untuk pelaksanaan Arakan Dulang Jamba dan Pargelaran Budaya melibatkan tim kreator dan pemerhati budaya masing-masing Lesmandri, Drs.Hendri.N, MM dan Drs.Kamaruzzaman, MA serta dibantu 10 orang tim khusus yang akan mengatur arakan jamba dan tari massal.

Lebi jauh Efrison mengatakan, pelaksanaan Festival Pesona Budaya Minang Kabau 2017 akin digelar dari tanggal 29 Nopember s/d 3 Desember 2017, dengan lokasi Istano Basa Pagaruyung, Lapangan Cindua Mato, Gedung Nasional Maharajo Dirajo dan Nagari Pariangan untuk kegiatan Pacu Jawi.

Sederetan acara yang telah disiap panitia pelaksana, masing-masing tari missal, arakan jamba, penyerahan rekor MURI, makan bajamba, Pagaruyung Expo, pagelaran Seni Budaya Melayu (Riau dan Malaysia), pagelaran Seni Budaya Minang Kabau, pameran Pesona Nusantara, Pameran Foto Pesona Tanah Datar, pacu jawi dan hiburan artis Minang.

“Kita berharap Tanah Datar baralek gadang tahun ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, karena setiap tahun pihak panitia pelaksana terus berusaha meningkatan jumlah maupun kualitas penampilannya,” kata Efrison mengakhiri keterangannya.(WD)

print

Leave a Reply