Lewat Buku, Efi Yuliza Angkat Cerita Bangga Jadi Anak Kolong

Lewat Buku, Efi Yuliza Angkat Cerita Bangga Jadi Anak Kolong

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

Tanah Datar, bakaba.net – Seorang guru Bahasa Inggris di MTsN 17 Tanah Datar, Efi Yuliza Salim,S.Pd menulis buku perdananya berjudul “Iqrar si Anak Kolong”. Buku ini mengangkat kisah kehidupan anak dari keluarga militer yang penuh tantangan.

Dalam buku ini,, tokoh utama bernama Iqrar digambarkan sebagai anak yang sejak dalam kandungan sudah sering ditinggal ayahnya bertugas ke daerah konflik. Kondisi itu membuat masa kecilnya berbeda dari anak-anak seusianya.

“Karena sering berpisah lama dengan ayah, perasaannya jadi terombang-ambing. Iqrar tumbuh jadi anak yang kurang terkendali, jahil, dan suka berkelahi. Belum lagi dia dapat stigma ‘anak tentara pasti nakal’,” tulis Efi dalam sinopsis bukunya.

Melalui cerita Iqrar, penulis ingin menggambarkan bagaimana anak kolong berjuang menghadapi masalah, rindu, sekaligus stigma negatif dari lingkungan. Pertanyaan besarnya adalah apakah Iqrar mampu menghapus anggapan itu dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Buku ini adalah karya perdana saya. Semoga bisa memberi gambaran nyata tentang suka duka menjadi anak dari keluarga prajurit,” ujarnya.

Melalui buku “Iqrar si Anak Kolong” Elvi Yuliza Salim menggambarkan bagaimana beratnya terlahir menjadi anak seorang tentara. Alur cerita yang dapat menguras air mata ini tentu dapat menjadi refleksi tentang pengorbanan keluarga TNI di balik tugas negara.

Efi Yuliza Salim merupakan guru yang mengajar sejak tahun 1999 dan aktif musyawarah guru mata pelajaran Bahasa Inggris Kabupaten Tanah Datar. Lahir di Batusangkar, 21 Juli 1972, ia mengaku hobi membaca dan traveling menjadi sumber inspirasinya menulis.

Suksesnya Efi Yuliza Salim menulis buku ini tidak terlepas dari dorongan suami tercinta Letda Inf Nursal saat ini menjabat Perwira Sandi Kodim 0307/Tanah Datar.

Nursal menyebutkan ditengah kesibukan sebagai seorang pendidik, ibu dan istri, Efi Yuliza Salim meluangkan waktu untuk menulis buku.

Buku perdana yang ditulis Efi ini juga telah memiliki sudah memiliki ISBN (International Standard Book Number) yang merupakan kode identifikasi unik internasional untuk sebuah buku.

Kode ini sambung Nursal berfungsi seperti KTP yang memudahkan toko buku, perpustakaan, dan pembaca dalam mencari, memesan, serta melacak ketersediaan buku secara akurat. (***)

Leave a Reply