Tanah Datar, bakaba.net – Menteri Pekerjaan Umum RI Dody Hanggodo bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dan pejabat pusat, provinsi dan Pemkab Tanah Datar meninjau lokasi terdampak banjir di Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Kamis (21/05).
Saat meninjau normalisasi Sungai Batang Tampo di Nagari Taluk, Dody menyampaikan percepatan penanganan perlu dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali normal.
“Seperti informasi dari pak Wali, banjir merusak irigasi, sehingga masyarakat petani yang masuk masa tanam tidak bisa bertanam. Karena itu normalisasi ini penting disegerakan,” ujarnya.
Ia menegaskan tanggung jawab penanganan bencana banjir ada di pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.
“Sesuai arahan pak Presiden, bencana yang terjadi jangan sampai mengganggu ketahanan pangan yang merupakan program nasional. Karena itu normalisasi sungai dan irigasi harus segera diatasi sehingga masyarakat bisa bertani kembali,” ujarnya.
Dody juga menyebut Kementerian PU RI telah membangun Sabo Dam di Tanah Datar sebagai sarana antisipasi korban banjir. Untuk keluhan jalan provinsi, ia mengatakan pembangunan dilakukan bertahap karena sudah masuk Inpres.
“Kita bangun Sabo Dam sebagai salah satu sarana untuk antisipasi korban ketika terjadi bencana banjir. Kemudian terhadap keluhan jalan Provinsi sudah dibangun secara bertahap, karena sudah Inpres,” ungkapnya.
Usai dari Taluk, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat SR di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru. Kunjungan untuk memastikan kelanjutan pembangunan SR di Kabupaten Tanah Datar yang merupakan program inisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan pendidikan berkualitas secara gratis.
“Sekolah Rakyat di sini akan dibangun pada lahan dengan luas lebih kurang 15 hektar. Lahan yang direncanakan bisa menampung 3.000 siswa, dan sampai saat ini proses berjalan cukup lancar. Guna memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, kita akan kerahkan dan libatkan seluruh potensi yang ada untuk pembangunan,” tukasnya.
Bupati Eka Putra menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri PU ke Kabupaten Tanah Datar.
“Kunjungan pak Menteri bersama jajarannya tentu menjadi angin segar dan bukti perhatian kepada Kabupaten Tanah Datar atas bencana yang terjadi dan juga kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Eka Putra menyebut kunjungan tersebut menjadi motivasi dan penyemangat untuk bangkit karena Kabupaten Tanah Datar tetap diperhatikan pemerintah pusat.
“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada Menteri PU yang hadir langsung ke Tanah Datar untuk meninjau kebutuhan masyarakat Tanah Datar. Namun semua tentu butuh waktu dan proses ke depan, karena mohon doa dan dukungan masyarakat Tanah Datar,” pungkasnya. (***)