Batusangkar, bakaba.net – Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra mengajak seluruh keluarga di Luhak Nan Tuo memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap anak.
Ajakan itu disampaikan dalam rangka mendukung komitmen bersama Pemkab, Forkopimda, MUI, LKAAM dan seluruh unsur terkait untuk menolak penyakit masyarakat, termasuk penyimpangan perilaku LGBT, Minggu 5/7/2026.
“Keluarga adalah benteng pertama. Dari rumah lah karakter, akhlak dan nilai agama, adat, serta norma ditanamkan,” ujar Ny. Lise Eka Putra.
Dalam pernyataannya, Ketua TP PKK menegaskan sikap menolak penyakit masyarakat bukan lahir dari kebencian kepada siapa pun.
“Justru ini bentuk kepedulian kami. Agar tidak semakin banyak generasi muda yang terjerumus pada perilaku yang bertentangan dengan nilai agama, adat dan norma yang kita junjung bersama,” katanya.
Ia menekankan pendekatan yang harus dikedepankan adalah edukasi, pembinaan, pendampingan, dan penguatan keluarga.
“Tidak ada persoalan yang selesai dengan cemoohan atau kebencian. Semua bisa dihadapi dengan kepedulian, kebijaksanaan, dan kebersamaan,” ujarnya.
Ketua TP PKK juga menyoroti risiko kesehatan dari perilaku seksual berisiko.
“Perilaku seksual yang berisiko dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya masalah kesehatan, termasuk penularan HIV dan infeksi menular seksual lainnya. Karena itu pencegahan melalui pendidikan dan penguatan akhlak jadi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.
Ia mengajak menjadikan sekolah sebagai tempat membangun karakter dan masyarakat sebagai ruang saling mengingatkan dengan hikmah.
Pernyataan sikap ini disampaikan bersamaan dengan deklarasi yang dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Kapolres AKBP Dr. Nur Ichsan, Dandim Letkol Arm Hendriyana, MUI, LKAAM, Bundo Kanduang dan jajaran OPD di Lapangan Cindua Mato Batusangkar.
Dalam kesempatan itu seluruh unsur menyatakan komitmen menjaga marwah daerah dan melindungi generasi muda Tanah Datar.
“Semoga Allah SWT membimbing langkah kita, melembutkan hati yang perlu dirangkul, menguatkan keluarga, dan menjaga Tanah Datar tetap _Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, penuh keberkahan,” tutupnya. (***)