Tanah Datar, bakaba.net – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar melaporkan capaian kinerja 100 persen pada program prioritas yang dibiayai melalui Pengembalian Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun 2026.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Mulkhairi dalam sosialisasi dan audiensi terkait publikasi dengan wartawan dan penggiat media sosial untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat khususnya di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (23/09) di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan itu langsung dihadiri Kadis Kominfo Dedi Tri Widono.
Mulkhairi dalam paparan mengatakan dari total alokasi Rp2.757.520.942, realisasi keuangan hingga Minggu ke-IV Oktober 2026 mencapai Rp1.751.318.881 dengan progres fisik yang telah tuntas.
Sebanyak 11 paket kegiatan dari DPA Induk senilai Rp2,08 miliar telah selesai, di antaranya Rehab Gedung Ex. UPT SMPN 5 Batusangkar dengan nilai Rp200 juta. Realisasi Rp199.520.000, progres 100 persen. Kondisi sebelum atap gedung banyak yang bocor akibat hujan deras. Sesudah plafon dan atap telah direhab total, bersih dan layak pakai dengan pencairan 100 persen.
Rehabilitasi Pagar UPT SMPN 1 Batipuh Selatan dengan nilai Rp61,9 juta. Realisasi Rp58.790.000, progres 100 persen. Kondisi sebelum pagar roboh dan rusak akibat banjir. Sesudah pagar baru kokoh, rapi dan aman.
Untuk jenjang SD, Rehabilitasi Ruang UKS UPT SDN 17 Lubuk Jantan dengan nilai Rp147 juta. Realisasi Rp146.034.560, 100 persen selesai. Sebelum bangunan hancur tertimpa pohon besar akibat bencana angin puting beliung. Sesudah bangunan baru permanen telah berdiri.
Rehabilitasi Ruang Perpustakaan UPT SDN 17 Lubuk Jantan dengan nilai Rp147 juta. Realisasi Rp146.790.000, 100 persen selesai. Kondisi sama tertimpa pohon kelapa, kini telah dibangun baru.
Pembangunan Ruang Kelas Baru UPT SDN 05 Bungo Tanjuang dengan nilai Rp264,6 juta. Realisasi Rp253.231.000, 100 persen. Sebelumnya lahan kosong, kini ruang kelas baru dengan keramik bersih telah siap digunakan untuk mengatasi kekurangan ruang kelas.
Pembangunan Toilet UPT SDN 05 Bungo Tanjuang dengan nilai Rp117,6 juta. Realisasi Rp112.090.000, 100 persen. Urgensinya karena sekolah belum memiliki toilet.
Pembangunan Dam dan Pagar UPT SDN 01 Koto Laweh dengan nilai Rp244,1 juta. Realisasi Rp242.830.000, 100 persen. Urgensinya karena Dam sekolah runtuh akibat longsor.
Pembangunan Dam dan Pagar UPT SDN 14 Limo Kaum dengan nilai Rp146,9 juta. Realisasi Rp140.000.000, 100 persen. Urgensinya karena Dam runtuh akibat longsor.
Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 09 Batipuah Baruah, SDN 04 Tepi Selo, SDN 13 Tanjung Barulak dengan total Rp395,6 juta, semua 100 persen selesai. Urgensinya karena plafon tidak layak pakai, dinding banyak retak, dan kusen sudah tidak layak.
Tambahan Rp673,4 Juta di Perubahan APBD untuk 7 Sekolah Rusak
Selain 11 paket yang telah tuntas, pada Perubahan APBD 2026, Disdikbud Tanah Datar mendapat tambahan TKD sebesar Rp673.400.000 untuk 7 paket baru yang saat ini dalam proses perencanaan.
Rinciannya sesuai dokumen TKD Perubahan Anggaran 2026 untuk jenjang SD dialokasikan Rp400 juta meliputi Rehab Toilet SD 03 Guguk Malalo Rp95 juta, Rehab Dam SD 03 Guguk Malalo Rp50 juta, Rehab Mushola SD 11 Tambangan Rp50 juta, Rehab Toilet UPT SDN 17 Sungai Tarab Rp50 juta, dan Rehab Ruang Kelas SDN 03 Guguk Malalo Rp155 juta.
Dengan demikian, SDN 03 Guguk Malalo menjadi sekolah dengan alokasi tambahan terbesar senilai Rp300 juta untuk tiga paket sekaligus. Terbesarnya SD ini menerima dana TKD, karena bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.
Untuk jenjang SMP dialokasikan Rp150 juta untuk Rehab Gedung Ex. SMP 5 Batusangkar Dinas Pertanian. Ini merupakan tambahan untuk penuntasan gedung yang sama.
Sementara untuk jenjang PAUD dialokasikan Rp123,4 juta untuk Rehab TK Negeri Pembina Batipuh.
Mulkhairi menyebut program ini merupakan implementasi dari komitmen Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Ahmad Fadly untuk memastikan infrastruktur pendidikan yang aman dan layak pasca bencana.
Seluruh kegiatan prioritas ini dibiayai melalui skema Pengembalian TKD yang menjadi salah satu sumber strategis pembangunan pendidikan di Tanah Datar tahun 2026. (***)