BNPB Bangun Jembatan Bailey di Taluak Tanah Datar Akses 279 Warga Kembali Pulih

BNPB Bangun Jembatan Bailey di Taluak Tanah Datar Akses 279 Warga Kembali Pulih

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

Tanah Datar, bakaba.net – Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau pembangunan jembatan Bailey Tanjuang Anau di Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar pada Jumat (18/09). Jembatan tersebut dibangun sebagai bagian dari penanganan infrastruktur pascabencana yang sempat mengganggu akses masyarakat.

Jembatan Bailey yang dilengkapi landasan plat tersebut merupakan bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Peralatan jembatan didatangkan langsung dari Jakarta dan dipasang di lokasi untuk memulihkan akses warga.

Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat khususnya Presiden Prabowo Subianto, BNPB dan Kementerian Pekerjaan Umum atas perhatian dan dukungan terhadap penanganan infrastruktur pascabencana di Tanah Datar.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sangat perhatian kepada Sumatera Barat khususnya Tanah Datar, melalui Kepala BNPB dan Menteri PU yang sudah turun langsung ke lokasi bencana ini dan sudah merealisasikan apa yang rusak langsung dibangun, ujar Eka Putra.

Ia menjelaskan pembangunan jembatan Tanjuang Anau Nagari Taluak merupakan tindak lanjut penanganan pascabencana oleh BNPB. Kepala BNPB memerintahkan agar jembatan tersebut segera dibangun untuk mengembalikan akses masyarakat.

Kalau ini dari BNPB, langsung Kepala BNPB memerintahkan untuk dibangun. Alat-alat jembatan ini langsung pengadaan dari BNPB, dikirim langsung dari Jakarta dan dipasangkan langsung di Nagari Taluak ini, katanya.

Wali Nagari Taluak Pendi Aswil mengatakan keberadaan jembatan Bailey memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Sebanyak 71 kepala keluarga atau sekitar 279 jiwa yang berada di kawasan tersebut kini kembali mendapatkan akses normal.

Dengan dibangunnya jembatan ini, otomatis masyarakat kami yang di situ aksesnya sudah normal kembali, ujar Pendi.

Ia mengungkapkan sebelum jembatan Bailey selesai dibangun masyarakat harus menggunakan jembatan darurat selama kurang lebih 3,5 bulan.

Dan kemarin sebelum dibangunnya jembatan ini, kami memakai jembatan darurat lebih kurang 3,5 bulan, katanya.

Pendi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, BNPB serta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.

Selain pembangunan jembatan Bailey, pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung di wilayah Nagari Taluak. Eka Putra menyebut Kepala Balai terkait telah datang langsung ke lokasi untuk melihat rencana pembangunan.

Dan ada lagi jembatan yang akan dibangun, jembatan gantung. Hari ini Kepala Balainya sudah datang ke sini juga untuk membangun jembatan gantung di lokasi Nagari Taluak, jelasnya.

Terdapat rencana pembangunan 4 jembatan gantung dan 1 jembatan Bailey, sementara lokasi lainnya masih akan disurvei oleh BPBD.

Bupati berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Tanah Datar terus berlanjut karena masih banyak jalan dan jembatan yang membutuhkan penanganan pascabencana. (***)

Leave a Reply