458 Petugas Diterjunkan, BPS Tanah Datar Mulai Sensus Ekonomi 2026

458 Petugas Diterjunkan, BPS Tanah Datar Mulai Sensus Ekonomi 2026

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

Batusangkar, Bakaba.net – Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Tanah Datar resmi memulai Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 458 petugas diterjunkan untuk mendata pelaku usaha di seluruh wilayah.

Pencanangan ditandai dengan Apel Siaga di halaman Kantor BPS Kabupaten Tanah Datar, Rabu 17/6/2026. Apel dipimpin Wakil Bupati Ahmad Fadly dan dihadiri jajaran Pemkab, petugas sensus, serta pemangku kepentingan.

Dalam rangkaian kegiatan itu juga dilakukan penyematan atribut kepada petugas, penyerahan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan, dan penandatanganan komitmen bersama untuk menyukseskan sensus.

Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan pentingnya data yang akurat dan objektif. Menurutnya data menjadi dasar utama dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah.

“Kita ingin data ini benar-benar jujur, utuh, real. Tidak dibuat-buat, tidak ada tekanan, tidak ada pesanan. Yang ada hanya kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat,” kata Ahmad Fadly.

Ia mengatakan hasil sensus akan menjadi pijakan pemerintah bekerja. “Data yang dikumpulkan petugas ini nantinya jadi dasar kita. Kita harus bekerja berdasarkan data,” ujarnya.

Wabup juga berharap data yang baik bisa melahirkan kebijakan tepat sasaran bagi pelaku usaha. Tujuannya agar usaha-usaha di Tanah Datar bisa berkembang lebih maju.

Ahmad Fadly menyoroti perkembangan usaha berbasis digital yang kini semakin besar. Ia menyebut kondisi toko fisik yang sepi tidak selalu berarti ekonomi turun karena transaksi sudah beralih ke marketplace.

“Kita tidak menghalangi usaha digital, justru mendukung. UMKM harus memanfaatkan teknologi dan marketplace untuk menjual produk. Kita tidak bisa melawan perkembangan teknologi, tapi harus memanfaatkannya untuk perluas pasar,” katanya.

Kepala BPS Tanah Datar Taufik Amnul Hayat mengatakan 458 petugas akan bekerja selama 2,5 bulan. Pendataan dimulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan menyasar usaha rumah tangga, UMKM hingga perusahaan besar.

“Harapan kami masyarakat menerima petugas dan memberikan data yang benar serta jujur. Data ini akan jadi gambaran kondisi perekonomian Tanah Datar ke depan,” ujar Taufik.

Untuk mendukung kelancaran, BPS telah melakukan sosialisasi lewat nagari, kecamatan, pemasangan spanduk, hingga menggandeng Badan Masjid Taklim.

Pemkab Tanah Datar berkomitmen memanfaatkan hasil sensus sebagai dasar program pembinaan usaha, termasuk pelatihan pemasaran digital bagi UMKM. Diharapkan sensus ini menjadi landasan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. (***)

 

Leave a Reply