Meski Sering Disentil Media, Anggota DPRD Tanah Datar Tetap Mengulang Hal Yang Sama

Meski Sering Disentil Media, Anggota DPRD Tanah Datar Tetap Mengulang Hal Yang Sama

- in Headline, TANAH DATAR
299
0

Batusangkar, bakaba – Meski sering disentil media, anggota DPRD Tanah Datar seolah tutup mata dan tutup telingga, sehingga rapat paripurna sempat molor sampai dua jam.

Bahkan juru bicara fraksi yang dalam rapat paripurna sebelumnya tidak menghadiri rapat nota jawaban yang di gelar Jum’at (09/10)

Rapat parpurna DPRD Tanah Datar tentang nota jawaban Bupati Tanah Datar atas pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2019 terpaksa harus di skor dua kali. Pasalny tidak tercapaiknya kuorum dalam rapat Paripurna tersebut.

Setelah melalui skor dua kali, rapat paripurna yang tidak dihadiri oleh unsur Forkopimda ini dimulai pasa pukul 10.50 WiB atau molor hampir dua jam.

Pemandangan umum Fraksi terhadap Ranperda DPRD terhadap nota jawaban bupati Pemkab Tanah Datar keberadaan LGBT baru akan menelusurinya. Meski berdasarkan 18 orang yang dimulai pada pukul 10.50. WIb.

Rasman salah seorang anggota DPRD Tanah Datar sangat menyanyangkan ketidak disiplinan para anggota dewan itu. Menurutnya dalam tatib rapat-rapat di DPRD, keterlambatan anggota dewan hanya ditoleransi selama 30 menit.

“Toleransi keterlambatan hanya 30 menit”, ujarnya.

Tingkat ketidak hadiran juga terlihat tinggi pada OPD se Tanah Datar. Pasalnya sisi kiri dan kanan yang disediakan untuk OPD, Camat dan Wali Nagari lebih banyak tidak terisi alias kosong di banding rapat-rapat sebelumnya.

Salah seorang kepala OPD yang keberatan disebutkan namanya juga sedikit heran dengan kehadiran OPD, Camat dan Wali Nagari itu.

Menurutnya untuk menghadiri rapat-rapat di DPRD, Setda Pemkab Tanah Datar agar menghadiri rapat-rapat di di DPRD. Tetapi dirinya juga tidak mengetahui ketidakhadiran OPD, Camat dan Wali Nagari.

Ketua DPRD Anton Yondra ketika dimintai keterangan tentang ketidakdisiplinan para anggota dewan tersebut engan berkomentar, meski akhirnya beliau hanya mengomentari keterlambatan anggota DPRD secara etika. (TIA)

print

Leave a Reply