Dua Korban Banjir Bandang Lintau & Satu Orang Korban Longsor Masih Dinyatakan Hilang

Dua Korban Banjir Bandang Lintau & Satu Orang Korban Longsor Masih Dinyatakan Hilang

- in Headline, News, Peristiwa, TANAH DATAR
879
0

Lintau Buo Utara, bakaba – Dua orang korban Banjir bandang yang menghantam Ranah Batu Jorong Piubuh Nagari Tanjung Bonai masih dinyatakan hilang. Begitu juga satu korban yang terbawa lonsor masih belum ditemukan.

Dua orang yang masih dinyatakam hilang dalam bencana banjir bandang yaitu Rani (30 thn) dan Steve (10 thn) sementara Anis (2,5 thn) meninggal dunia setelah mendapat pertolongan dari Puskesmas Lubuk Jantan I. Ketiga korban merupakan keluarga Stevian Noven.

Stevian Noven saat banjir bandang menghantam Ranah Batu Nagari Piubuh sehingga dirinya selamat sementara istri dan dua anaknya menjadi korban dalam bencana itu.

Disamping keluarga Stevian Noven 18 orang warga setempat menjadi korban selamat ketika bencana banjir bandang menghantam tempat tinggal mereka.

Hal tersebut dilaporkan Juni Filwadi salah seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar yang juga merupakan wartawan bakaba.net.

Delapan belas korban banjir bandang yang dinyatakan selamat yaitu Haji Firdaus atau haji kiri yang sempat terbawa material longsor sejauh tiga ratus meter sementara Hj. Wirdawati (65 thn) dan Adrel Junaidi (18 thn) ditemukan dalam rumah saat dievakuasi warga.

Haji Kiri yang sebelumnya dievakuasi ke Puskesmas Lintau Buo Satu sudah dirujuk ke RSUD Ali Hanafia Batusangkar.

Muhamad Ali (50), berserta istri Sayuti (48 thn) saat ini masih dalam perawatan tim medis di Puskesmas Lintau Buo I.

Korban lainnya yang masih dalam perawatan medis di Puskesmas Lintau Buo I yaitu Hendrita (46) Ermalius (50) dan Nurzahwani (8) ketiganya merupakan satu keluarga. Korban Aswati (50) juga masih dalam perawatan medis.

Sementara korban banjir bandang lainnya yang tidak dirawat di Puskesmas yaitu Yendrizal (48), Yuni Astuti (46) dan Rahma Febrina (22)

Meski Aswati masih dirawat di Puskesmas Lintau Buo Utara tetapi kedua anaknya masing Ibnu Hidayah (21) dan Taufik Hidayah (17), beeserta adiknya Miswati (48) Yulnarida (18) anak Dari Miswati tidak dirawat di Puskesmas Lintau Buo. Korban M. Adef (20), sudah pulang dari Puskesmas.

Sesaat setelah banjir bandang menerjang Nagari Piubuh, BPBD Tanah Datar lansung merjunkankan anggotanya ke lokasi bencana dengan rincian 2 regu BPBD melakukan piket dibantu Personil Pos SAR Payakumbuh, Polsek Lintau Buo Utara, Koramil Lintau Buo, Pramuka Peduli Kwarcab Tanah Datar, dan masyarakat masih melakukan upaya pembersihan dan pencarian korban lainnya yang belum ditemukan.

Pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang akan dilanjutkan pagi ini termasuk membersihkan material banjir yang memasuki enam rumah masyarakat setempat.

Selain bencana banjir bandang bencana longsor juga terjadi di Nagari Piubuh yang korban Yusrizal alias Buyung Tongek (45) yang melintas dengan sepeda motor merk Beat masih dinyatakan hilang terbawa materal longsor.

Sementara korban Longsor Kalo-kalo Nagari Lubuk Jantan Riski (17) sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatan perawatan medis di Puskesmas Lintau Buo I. Satu korban lainnya yang tertimpa material longsor belum dapat dievakuasi. Pasalnya jalan menuju lokasi masih masih tertutup material longsor di beberapa tempat. (TIA)

print

Leave a Reply