Batik Tanah Liek, Kainnya Raja-Raja Minangkabau

Batik Tanah Liek, Kainnya Raja-Raja Minangkabau

- in Headline, News, SUMBAR
157
0

PADANG, bakaba.net – Batik Tanah Liek merupakan kain tradisional berasal dari Minangkabau yang sudah go internasional. Coraknya yang klasik dan menawan serta sangat esotik sehingga selalu diburu oleh para kolektor kain.

Jaman dahulu tidak semua orang dapat mengunakan batik Tanah Liek. Kain dari pewarna alami dari Tanah Liek ini hanya digunakan para raja-raja Minangkabau berserta kerabat serta datuk-datuk diranah Bundo.

Harganya yang cukup mahal tentu tidak terjangkau oleh masyarakat kala itu. Proses pembuatan dan pewarnaan secara manual membuat kain berharga fantastis hal itu akhirnya Batik Tanah Liek berjarak dengan masyarakat Minangkabau. Hanya orang-orang tertentu yang mampu untuk memilikinya.

Saat ini Kain Batik Tanah Liek yang hampir hilang ditelan masa kembali diangkat kepermukaan oleh masyarakat Minangkabau yang peduli dengan pelestarian kain itu.

Salah satunya pusaka mandeh kembali memproduksi Batik Tanah Liek bercorak lebih cerah.

“Batik Tanah Liek ini merupakan karya generasi millenial Sumatera Barat berada di Kota Padang dapat menjadi inspirasi bagi para perupa milenial,” Kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengunjungi Kadai Batik Tanah Liek Pusako Mandeh, di Padang, Sabtu (27/06).

Nasrul Abit menyebutkan, saatnya para generasi milenial Sumatera Barat bangkit berusaha dengan segala kemajuan teknologi informasi saat ini.

“Kita yakin generasi milenial Sumbar tidak akan kalah bersaing dengan generasi milenial daerah lainnya. Karenanya untuk meraih masa depan Sumatera Barat yang sejahtera dan unggul dimasa datang generasi milenial kita mesti mau belajar gigih, kerja gigih dan gigih berusaha tanpa melupakan nilai- nilai agama, sesuai filosofi ABS-SBK,” jelasnya.

Dalam kondisi pandemi covid 19 ini guna menumbuhkan ekonomi daerah kita mesti bangga dan mencintai memakai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), seperti batik tanah liek pusako mandeh, warna dan raginya sangat klasik dan menawan. (TIA)

print

Leave a Reply