Jalan Berlubang, Kendala Investor Masuk ke Tanah Datar

Jalan Berlubang, Kendala Investor Masuk ke Tanah Datar

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

Tanah Datar, bakaba.net – Bupati Tanah Datar Eka Putra menyoroti persoalan infrastruktur jalan sebagai tantangan utama dalam menarik investor ke daerah. Ia menyebut, minat investasi ke Tanah Datar cukup tinggi, namun terkendala kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak.

“Beberapa investor yang ingin ke Tanah Datar komplain kepada kami karena kondisi jalan yang rusak. Padahal, jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi. Ini menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan sektor pariwisata,” ungkapnya, Selasa (31/03).

Bupati Eka Putra juga mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD), khususnya untuk perbaikan jalan provinsi. Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalan Panti Rambatan yang terdampak bencana banjir bandang galodo Sumatera Barat 2024 dan hingga kini masih membutuhkan penanganan serius.

Kepala Dinas PMPTSP Sumatera Barat, Luhur Budianda, menyebut sektor pariwisata memiliki multiplier effect yang besar terhadap perekonomian daerah jika dikelola dengan baik. Destinasi wisata tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor usaha lainnya.

“Ke depan, kita berharap terjadi perubahan paradigma, dari sekadar tempat rekreasi menjadi sektor bisnis yang mampu menarik investasi,” ujarnya.

Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra juga menyebut, permasalahan berlubang menjadi perbincangan hangat di media sosial hingga perantau. “Jalan buruk pemerintah daerah selalu disalahkan di media sosial padahal itu adalah jalannya provinsi. Begitu juga kami di DPRD padahal upaya perbaikan telah beberapa kali kami perjuangkan tapi kami selalu salah di media sosial,” kata Anton.

Anton juga mengapresiasi terkait laporan keuangan Pemerintah Daerah masih yang terbaik di propinsi dan untuk penanganan tindak lanjut hasil temuan BPK juga terbaik. (***)

Leave a Reply