Tanah Datar, bakaba.net – Hujan lebat yang mengguyur sejak sore hingga malam menyebabkan sejumlah daerah di Kabupaten Tanah Datar dilanda banjir, banjir bandang, dan tanah longsor pada Selasa 12 Mei 2026.
Kadis Kominfo Tanah Datar Dedi Tri Widono, Jum’at (15/05) mengatakan bencana tersebut melanda 7 kecamatan dan 16 nagari.
7 Kecamatan terdampak yakni Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Emas, Padang Ganting, Salimpaung, Sungai Tarab, Tanjung Baru.
16 Nagari/Desa terdampak, yaitu Buo, Taluak, Tigo Jangko, Pangian, Batu Bulek, Lubuak Jantan, Tajuang Bonai, Balai Tangah, Tepi Selo, Saruaso, Koto Tangah, Tanjung Barulak, Padang Ganting, Supayang, Pasie Laweh, Barulak.
340 kepala keluarga terdampak dan 58 orang mengungsi.
Jalan rusak berat 12 ruas, jalan rusak ringan 12 ruas, jembatan putus 6 unit, jembatan rusak berat 1 unit, jembatan rusak sedang 2 unit.
Selain itu irigasi 15 di, damparit 3 unit, pompa/kincir air 9 unit, sekolah rusak 3 unit, rumah ibadah 10 unit.
Untuk rumah warga: 4 unit hanyut, 19 unit rusak berat, 11 unit rusak sedang, 104 unit rusak ringan.
Kendaraan yang hanyut 1 unit roda dua dan 7 unit roda empat.
Sawah terdampak 198,28 Ha, ladang 1,92 Ha, sementara UMKM terdampak 23 usaha. peternakan: 1 ekor sapi/kerbau, 2 ekor kambing, 2325 ekor ayam/itik.
Perikanan: 59 kolam ikan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar saat ini masih dalam masa tanggap darurat 13-26 Mei 2026 dan terus melakukan pendataan serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak. (***)