BAKABA | Bangun Karakter Bangsa

UMKM Tanah Datar Harus Manfaatkan Pasar Digital

Tanah Datar, bakaba.net – Era digital jadi peluang emas bagi pelaku UMKM di Tanah Datar. Apalagi Pemkab setempat gencar mendorong pengusaha lokal untuk beralih ke penjualan _online_ agar produknya tak hanya laku di kampung halaman.

Hal itu disampaikan H.
Rony Mulyadi, S.E., Datuak Bungsu saat mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Barat menutup Bimtek melestarikan nilai tradisi silek Pangian sebagai bentuk pembinaan terhadap Nagari Creative Hub di Gedung Controller Bu Nagari Pangian, Selasa (14/04).

Terlihat Wabup Ahmad Fadly, S.Psi., dinas instansi terkait ikut mendampingi Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang biasa disapa angku Rony ini, kualitas produk Tanah Datar seperti tenun, kuliner, dan kerajinan sudah bagus, tinggal cara pemasarannya yang harus diperluas.

“Kita tidak bisa bertahan dengan cara lama. Lewat internet, produk kita bisa sampai ke Jakarta, bahkan luar negeri,” ungkap Rony Mulyadi.

Pelataran Nagari Creative Hub Nagari Pangian ini sudah dilengkapi dengan jaringan internet, bakan wali nagarinya juga menghadirkan konten kreator di nagari tersebut hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM di Kecamatan Lintau Buo terutama Nagari Pangian.

Pelaku UMKM sampai Rony Mulyadi dapat belajar foto produk, kelola toko _online_, dan strategi promosi di media sosial dengan konten kreator yang diundang langsung ke nagari tersebut.

Memanfaatkan media sosial untuk menjual produk UMKM baik itu dengan rutin live atau jualan di Shopee omzet penjualan bisa naik sampai 60%.

“Kedepannya pengrajin UMKM memanfaatkan pasar digital ini dan produk UMKM dapat terjual tanpa perlu menunggu pameran dulu”, ungkapnya.

Rony Mulyadi juga mengapresiasi Pemkab Tanah Datar yang terus mendampingi pelaku UMKM melalui pelatihan, bantuan kemasan, hingga kurasi produk agar bisa masuk platform nasional. (***)

Exit mobile version