LIMA PULUH KOTA, bakaba.net – Isolasi warga Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, akan segera berakhir. *TMMD ke-129 Kabupaten Limapuluh Kota resmi dibuka Rabu (15/7/2026) dengan fokus utama membangun jalan penghubung Air Putih-Buluh Kasok.
Pembukaan dipusatkan di Lapangan Torang Saribulan, Jorong Buluh Kasok. Sebanyak 150 personel gabungan Kodim 0306/50 Kota di bawah komando Letkol Inf Adi Nofriadi Nata langsung turun ke lokasi. Mereka datang membawa alat kerja, bukan senjata.
“Ini manifesto kemanunggalan TNI, pemerintah, adat dan masyarakat. Fokus kami membantu wilayah yang paling membutuhkan agar kesejahteraan cepat terwujud,” kata Letkol Adi.
Bupati Limapuluh Kota Safni, menyebut jalan Air Putih-Buluh Kasok adalah prioritas krusial. Selama ini akses sulit menghambat ekonomi dan pendidikan warga.
“Jalan ini nanti tidak hanya menghubungkan wilayah. Tapi memangkas biaya angkut jagung, memperlancar mobilitas, dan memastikan anak nagari tidak tertinggal,” ujar Safni.
Selain fisik, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik. Mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hukum, ekonomi kerakyatan, hingga pencegahan stunting. Narasumbernya dari Kementerian, Korem 032/Wirabraja, Polres, hingga dinas terkait.
Dukungan juga datang dari *Pemprov Sumbar, Kadis PMD Sumbar Yozarwardi Usama Putra menilai kolaborasi Pemda dan TNI mempercepat pemerataan pembangunan di daerah 3T.
“Pembangunan akan lebih cepat jika dikerjakan bersama. TMMD juga menguatkan kapasitas masyarakat,” katanya.
Sambutan haru datang dari warga. Damisar, warga Buluh Kasok tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Selama ini susah ke Sarilamak, apalagi bawa hasil kebun. Dengan TNI bantu bangun jalan, beban kami terangkat. Terima kasih,” ucapnya.
Kegiatan yang didanai APBD Limapuluh Kota ini akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Nagari”.
