FGD Jaksa Agung Muda Intelijen digelar 10 Agustus 2026 di Ancol Jakarta. Anton Yondra hadir luring bahas optimalisasi peran intelijen penegakan hukum.
JAKARTA, bakaba.net – Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra menjadi satu-satunya pimpinan DPRD se-Sumatera Barat yang mendapat undangan langsung dari Kejaksaan Agung RI.
Anton menghadiri Forum Group Discussion FGD Tahun 2026 yang digelar Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026).
Usai kegiatan, Selasa (11/8/2026) Anton Yondra kepada bakaba.net menyampaikan tema FGD tersebut adalah Optimalisasi Peran Intelijen Penegakan Hukum sebagai Supporting System dalam Pelaksanaan Asta Cita Presiden.
“Kegiatan ini digelar untuk membahas penguatan peran intelijen dalam mendukung program prioritas nasional pemerintahan Presiden,” ujar Anton Yondra.
Politisi senior Partai Golkar ini mengatakan, undangan tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor B-1886/D.1/Ds.1/08/2026 yang ditandatangani Plh. Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen Sarjono Turin, S.H., M.H., pada 5 Agustus 2026.
“Alhamdulillah kita Ketua DPRD diundang untuk menghadiri langsung kegiatan itu,” ujarnya.
Anton menjelaskan, dalam FGD tersebut dibahas 3 poin utama yaitu optimalisasi Peran Intelijen. Kejagung menekankan intelijen penegakan hukum harus menjadi supporting system yang kuat untuk menyukseskan Asta Cita Presiden RI.
Selanjutnya sinergi daerah. Membangun kolaborasi erat antara legislatif daerah dan Kejaksaan guna mendorong pemerintahan yang bersih, transparan, dan efektif serta deteksi dini. Pentingnya pemetaan masalah dan pengamanan pembangunan strategis di tingkat kabupaten.
Selain FGD luring, pada kesempatan tersebut juga digelar rapat konsolidasi secara daring melalui Zoom. Pesertanya mencakup para Ketua DPRD dan Kepala Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia, serta melibatkan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia atau ADKASI. (***)
