BAKABA | Bangun Karakter Bangsa

Rekor Baru! 5 Jurnal UIN Bukittinggi Tembus Akreditasi Sinta 2

BUKITTINGGI, bakaba.net – UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali mengukir prestasi. Lima jurnal ilmiahnya resmi terakreditasi Sinta 2. Dengan capaian ini, total jurnal terakreditasi di kampus tersebut kini mencapai 19 jurnal.

Capaian ini disampaikan langsung Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si, usai menerima SK akreditasi terbaru dari Kemenristekdikti tahun 2026 untuk periode 2025.

Kelima jurnal yang baru menyabet Sinta 2 adalah Alhurriyah, Usraty, Knowbase, Islam Transformatif, dan HuRuf. Sebelumnya UIN Bukittinggi baru memiliki 2 jurnal Sinta 2.

“Selamat dan sukses kepada Rumah Jurnal dan seluruh pengelola. Ini prestasi yang patut kita syukuri bersama,” kata Prof. Silfia di Bukittinggi, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari pembenahan tata kelola, peningkatan kualitas naskah, dan konsistensi terbit sesuai standar nasional.

Namun ia mengingatkan agar capaian ini jangan membuat cepat puas.

“Ini harus jadi pijakan. Target kita selanjutnya Sinta 1 dan jurnal bereputasi internasional terindeks Scopus,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Rumah Jurnal UIN Bukittinggi, *Firdaus Annas, http://M.Kom*. Ia menyebut evaluasi rutin terus dilakukan kepada 27 pengelola jurnal di lingkungan kampus.

Berdasarkan data terbaru, UIN Bukittinggi kini mengelola 19 jurnal terakreditasi. Rinciannya, *5 jurnal Sinta 2, 3 jurnal Sinta 3, dan 6 jurnal Sinta 4*. Sementara 5 jurnal lainnya masih dalam proses.

“Evaluasi terakhir kita gelar 28 Juli 2026. Targetnya menuntaskan penerbitan edisi Juni 2026 di bulan Juli ini. Lalu edisi Desember ditarget terbit Oktober agar administrasi selesai tepat waktu,” jelas Firdaus.

Ia juga mengapresiasi dukungan pimpinan kampus. “Terima kasih kepada Ibu Rektor, Pak Warek I, II, III atas arahan dan kebijakan. Juga kepada editor, reviewer, dan penulis yang terus berkontribusi,” ujarnya.

Firdaus menegaskan, penilaian Sinta tidak hanya soal administrasi. Ada unsur konsistensi terbit, mutu artikel, kualitas peer review, dan etika publikasi.

Ke depan, Rumah Jurnal akan fokus menambah penulis dari luar, memperluas reviewer nasional-internasional, dan memenuhi standar jurnal global. (***)

 

Exit mobile version