Tanah Datar, bakaba.net – Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Tanah Datar terus mempromosikan secara masif program subsidi margin pembiayaan bagi UMKM. Program ini menjadi bagian dari inkubasi usaha kecil agar lebih mudah mengakses permodalan.
Kepala Dinas KUKMP Masni Yuletri kembali menyampaikan ajakan tersebut dalam Musrenbang Kecamatan X Koto. “Program pembiayaan Makan Rendang mengatasi kendala modal UMKM agar terhindar dari rentenir,” ujarnya, Rabu (25/02).
Skema subsidi margin memungkinkan pelaku usaha hanya membayar pokok plus margin rendah, sementara pemerintah menanggung sisanya. Program ini tanpa agunan, dengan plafon Rp10 juta dan jangka waktu dua tahun.
Pemkab menegaskan program Makan Rendang tetap berlanjut pada 2026 setelah berjalan sejak 2022. Keberlanjutan ini dinilai sebagai bukti komitmen daerah mewujudkan UMKM naik kelas.
Masni menekankan UMKM adalah pilar perekonomian Tanah Datar sekaligus penyumbang utama PDRB. Dengan akses modal yang lebih mudah, pelaku usaha diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan memperluas usaha.
Promosi program dilakukan di setiap kesempatan, termasuk forum musrenbang kecamatan, agar informasi menjangkau masyarakat luas. Langkah ini juga untuk mencegah UMKM bergantung pada rentenir.
Pemkab berharap program subsidi margin mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memperkuat daya saing UMKM di Tanah Datar. (***)
