Batusangkar, bakaba.net – Program Padat Karya dari Kementerian Ketenagakerjaan resmi masuk ke Tanah Datar. Penandatanganan kerja sama dilakukan Kamis 4/6/2026 di Gedung Indojolito. Wabup Ahmad Fadli yang mewakili Pemkab.
Program ini fokus 2 hal: perbaiki sarana penanggulangan bencana + kasih kerja buat warga terdampak.
Wabup Ahmad Fadli bilang, padat karya bukan cuma urusan fisik.
“Ini juga solusi buat ningkatin pendapatan warga. Dengan warga kerja langsung di lapangan, manfaatnya kerasa lebih luas dan ekonomi di nagari bisa muter,” ujarnya.
Ia menyebut pascabencana, kebutuhan program pemberdayaan jadi penting banget.
“Manfaat paling kerasa: ada kerja, pendapatan keluarga naik, dan kebangun fasilitas buat keselamatan daerah dari bencana. Ini investasi sosial penting buat Tanah Datar,” tambahnya.
Ketua Tim Padat Karya Kemenaker Mohammad Ikrar Dinata bilang, program ini tindak lanjut arahan Presiden dan Menteri Ketenagakerjaan.
“Pemerintah harus hadir nyata bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” katanya.
Untuk Sumbar ada 20 lokasi padat karya. Tersebar di Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang.
Khusus Tanah Datar, ada 7 lokasi yang lolos verifikasi. Lokasinya sudah dipastikan tepat sasaran dan benar-benar dibutuhkan warga terdampak.
*Bukan Cuma Bantuan Sekali*
Ikrar berharap program ini jalan lancar dan kasih manfaat nyata.
“Selain bantu pemulihan pascabencana, ini juga jadi sumber penghasilan sementara buat warga. Sekaligus percepat pemulihan ekonomi dan sosial,” pungkasnya.
Dengan model ini, warga nggak cuma jadi penerima bantuan. Tapi juga pelaku yang bangun daerahnya sendiri.
Turut hadir Staf Ahli Bupati, OPD terkait, Camat, Wali Nagari terdampak, dan undangan lain. (***)
