Batusangkar, Bakaba.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Komitmen itu ditegaskan dalam Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Faskes Tingkat Kabupaten yang digelar di Emersia Hotel, Kamis 18/6/2026.
Forum semester I 2026 itu dihadiri BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, BPJS Kesehatan Batusangkar, Bappeda, BPKD, BKPSDM, Dinas Kesehatan, rumah sakit swasta, Puskesmas, dan OPD terkait.
Bupati Tanah Datar yang diwakili Plt Asisten Administrasi Umum Dedi Tri Widono menyebut forum ini sangat strategis. Isunya menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Forum ini untuk berdiskusi dan mengevaluasi pelayanan di 32 fasilitas kesehatan di Tanah Datar. Tujuannya memastikan masyarakat dapat layanan berkualitas dan mudah diakses,” kata Dedi.
Ia berharap tidak ada lagi warga yang harus menebus obat di luar atau terkendala administrasi saat berobat.
“Kita ingin pelayanan optimal. Jangan sampai ada pasien pulang dulu karena kendala, atau bayar tambahan untuk obat yang dibutuhkan,” ujarnya.
Dedi juga mengingatkan tenaga kesehatan agar melayani dengan ramah dan humanis. Menurutnya senyum petugas sudah jadi bagian dari proses penyembuhan.
“Bagi kita yang di garda depan, senyum kita sudah bagian dari obat. Ada energi positif yang kita tularkan sebelum pasien dapat pengobatan medis,” tambahnya.
Ia menekankan layanan kesehatan harus diberikan tanpa diskriminasi. Terutama bagi warga dengan keterbatasan ekonomi.
“Masih banyak masyarakat datang berobat dengan keterbatasan. Jangan sampai ada penolakan atau perlakuan berbeda. Pastikan setiap warga dapat haknya untuk layanan yang layak,” tegasnya.
Kepala BPJS Kesehatan Batusangkar Syafrudin mengapresiasi dukungan Pemkab dalam menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional JKN.
“Forum ini bukti nyata sinergi BPJS, Pemda, faskes, dan pemangku kepentingan. Tujuannya memastikan layanan kesehatan bermutu bagi masyarakat,” kata Syafrudin.
Ia menyebut forum juga jadi sarana evaluasi kendala di lapangan. “Masih ada tantangan yang harus kita selesaikan bersama. Forum ini wadah mencari solusi terbaik,” ujarnya.
Syafrudin menambahkan keberhasilan JKN butuh kolaborasi semua pihak. Saat ini Tanah Datar punya 28 faskes tingkat pertama dan 4 rumah sakit rujukan.
Capaian kepesertaan JKN di Tanah Datar sudah 95,56 persen. Dari total 384 ribu penduduk, lebih dari 367 ribu jiwa sudah terdaftar.
“Namun tingkat keaktifan peserta baru 68 persen. Sisanya menunggak iuran atau pindah segmen. Ini PR bersama agar perlindungan kesehatan terus terjaga,” pungkasnya. (***)
