BAKABA | Bangun Karakter Bangsa

Pemkab Tanah Datar dan BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan Rp281 Juta untuk 198 Mahasiswa

Tanah Datar, bakaba.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kabupaten Tanah Datar menyerahkan bantuan zakat program pendidikan secara simbolis kepada para mustahik, Senin (18/05) di Gedung Indojolito Batusangkar.

Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, pengurus BAZNAS, serta ratusan penerima bantuan pendidikan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para peserta yang berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia menyebut kesempatan tersebut sebagai langkah penting dalam membangun masa depan generasi muda Tanah Datar.

Bupati juga mengingatkan para pelajar agar mempersiapkan diri dengan baik menghadapi dunia perkuliahan, menjaga disiplin, integritas, serta menjauhi pengaruh negatif media sosial dan narkoba.

“Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga disiplin dan integritas. Jangan lupa untuk kembali mengabdi dan membangun kampung halaman setelah berhasil nantinya,” ujar Bupati.

Bupati juga mengapresiasi BAZNAS dan Kementerian Agama yang terus berkomitmen membantu masyarakat melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran untuk sektor pendidikan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Datar Yasmansyah menjelaskan proses seleksi penerima bantuan dilakukan secara digital melalui sistem pendaftaran daring dengan kuota tahap pertama maksimal 200 orang.

Dari hasil seleksi administrasi dan survei ke rumah calon penerima, sebanyak 198 peserta dinyatakan lulus. Total bantuan tahap pertama mencapai Rp281.750.000.

“Bantuan ini diberikan untuk membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal atau UKT bagi mahasiswa,” ujar Yasmansyah.

Yasmansyah juga menyampaikan pihaknya tengah menyiapkan penyaluran bantuan tahap kedua bagi calon penerima yang telah melalui proses survei dan verifikasi lapangan.

“Kami berharap para penerima bantuan dapat menjaga nama baik diri, keluarga, dan daerah, serta mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar Hendri Pani Dias mengatakan program zakat pendidikan tidak hanya bersifat bantuan sesaat, namun diharapkan memberikan dampak jangka panjang.

“Kita berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang. Kelak dari mereka akan lahir pemimpin-pemimpin baru untuk Tanah Datar,” katanya.

Ia menegaskan pengelolaan zakat mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang pengelolaan zakat. Penyalurannya harus benar-benar memberikan manfaat nyata dan mendorong mustahik menjadi lebih produktif.

Melalui program tersebut, Pemkab Tanah Datar bersama BAZNAS berharap dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. (***)

Exit mobile version