BAKABA | Bangun Karakter Bangsa

Minang Diaspora Malaysia Telusuri Jejak Leluhur ke Tanah Datar, Bahas Potensi 600 Ribu Keturunan

Tanah Datar, bakaba.net – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menerima kunjungan Delegasi Minang Diaspora Network Global dari Negara Malaysia, Selasa (08/09) malam di Indojolito Batusangkar.

Rombongan Minang Diaspora Network Global dijamu makan malam selepas mengunjungi berbagai lokasi wisata dan budaya bersejarah Minangkabau. Lokasi yang dikunjungi antara lain Masjid Islah dan kuburan panjang di Nagari Pariangan, Batu Batikam, Batu Basurek, Istano Basa Pagaruyung serta UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Presiden Minang Diaspora Network Global Prof. Fasli Jalal menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada rombongan dari Malaysia.

“Di kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wabup bersama jajaran yang telah mendampingi dan memfasilitasi rombongan kami. Insya Allah besok masih akan kita lanjutkan ke Puncak Pato, rumah Sulaman dan beberapa objek lainnya,” ujarnya.

Prof. Fasli mengatakan banyak generasi dan keturunan Minang yang berada di Negara Malaysia dan masih memiliki rasa yang kental terhadap asal usul Minang.

“Ada sekitar 600 ribu generasi keturunan Minang yang menjadi warga Malaysia saat ini. Seperti yang berkunjung hari ini merupakan para akademisi yang merupakan keturunan Minang. Potensi ini yang coba kita maksimalkan. Semoga kegiatan ini memberikan dampak ke depan, dan semakin banyak keturunan Minang yang kembali berkunjung ke kampung halaman,” ujarnya.

Ditambahkan Prof. Jalal, kunjungan Minang Diaspora Network Global bukan hanya sebagai kunjungan wisata dan silaturahim saja, namun juga bisa menjalin kerjasama di bidang lainnya seperti pendidikan.

Adapun tema kunjungan Minang Diaspora adalah “Mengenal Rumah Asal Peradaban Minangkabau”, “Menelusuri Jejak Leluhur”, “Mengalami Kehidupan Orang Minangkabau” dan “Minangkabau Mendunia”.

Sementara itu Ketua Delegasi Minang Diaspora Network Global Prof. Madya Dr. Norailis AB Wahab menyampaikan terima kasih atas penyambutan dan fasilitasi dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

“Kami tadi sudah mengunjungi beberapa destinasi wisata dan budaya bersejarah di Tanah Datar. Terima kasih atas pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.

Dikatakan Norailis AB Wahab, ia memiliki sebuah film yang diproduksi tahun 1920-an tentang seorang Raja Malewar yang merupakan pangeran utusan dari Kerajaan Pagaruyung untuk menyatukan wilayah-wilayah Minangkabau di Tanah Melayu.

“Insya Allah, film yang menjadi bukti sejarah keterikatan Minangkabau dengan Malaysia kita restorasi, sehingga layak ditonton kembali dan akan kita tayangkan di sini nanti,” tukasnya.

Wabup Ahmad Fadly menyampaikan terima kasih dan rasa bahagia atas kunjungan tersebut ke Kabupaten Tanah Datar.

“Alhamdulillah, Kabupaten Tanah Datar menjadi salah satu wilayah kunjungan dari Minang Diaspora. Kami ucapkan terima kasih dan rasa bahagia menyambut dunsanak saudara kami. Walaupun telah berbeda negara namun rasa Minang masih tinggi, kami harap rasa itu terus dipertahankan,” ujarnya.

Wabup juga menyampaikan Pemerintah Daerah akan menyambut baik dan memfasilitasi kerjasama antara kedua daerah ke depannya, baik bidang wisata, budaya, pendidikan dan bidang lainnya.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berada di Tanah Datar terdapat kekurangan dalam pelayanan. Insya Allah ke depan kita siap menjalin kerjasama lagi,” pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Sri Mulyani, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Alfi Hidayati, Sekdis Dikbud Mulkhairi, dan undangan lainnya. (***)

Exit mobile version