Tanah Datar, bakaba.net – Kualitas udara yang semakin memburuk akibat kabut asap berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanah Datar. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Kominfo Tanah Datar Kamis (17/09) mengeluarkan imbauan waspada dampak kabut asap.
Kadis Kominfo Tanah Datar Dedi Tri Widono mengatakan, dampak kabut asap dikelompokkan menjadi empat sektor utama.
Pada sektor kesehatan, kabut asap berpotensi menyebabkan gangguan saluran pernapasan, iritasi mata, ISPA, asma dan penurunan daya tahan tubuh terutama pada kelompok rentan. Pada sektor ekonomi, kabut asap dapat menurunkan aktivitas pertanian, pariwisata dan transportasi karena jarak pandang terbatas.
Sementara pada sektor pendidikan, kabut asap mengganggu konsentrasi belajar dan berpotensi penundaan kegiatan luar ruangan di sekolah. Pada sektor lingkungan, kabut asap merusak habitat, meningkatkan emisi karbon dan potensi bencana lanjutan.
Kominfo Tanah Datar juga merilis langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap.
Pertama, kurangi aktivitas di luar ruangan. Kedua, tutup pintu dan jendela untuk mencegah asap masuk ruangan atau rumah. Ketiga, gunakan masker medis atau KF95 KN95 saat beraktivitas di luar rumah.
Keempat, perbanyak konsumsi air putih dan jaga daya tahan tubuh. Kelima, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan seperti sesak napas, batuk dan iritasi mata.
Pemkab Tanah Datar menegaskan agar masyarakat mengutamakan keselamatan diri dan keluarga di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Tanah Datar. Warga diminta tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah daerah. (***)
–
