BAKABA | Bangun Karakter Bangsa

KI Sumbar Luncurkan E-Monev 2026: Website & PPID Jadi Kunci Keterbukaan Informasi

Padang, bakaba.net  – Urus keterbukaan informasi kini serba digital. Komisi Informasi KI Sumbar resmi luncurkan aplikasi E-Monev 2026, Kamis 4/6/2026 di Aula Gubernur Sumbar. Temanya: “Membangun Budaya Transparansi dari Kepatuhan menuju Kebutuhan”.

Sekda Sumbar Arry Yuswandi yang mewakili Gubernur, buka acara sekaligus launching aplikasi.

3 Hal Wajib Dibenahi Badan Publik,
Arry bilang ada 3 aspek utama yang harus jadi perhatian badan publik yakni:

1. Digitalisasi: Website resmi harus aktif dan isi informasinya lengkap.
2. PPID Responsif: Pejabat Pengelola Informasi harus cepat tanggap.
3. Arsip Rapi: Dokumen dikelola tertib dan profesional.

“Website harus dimanfaatkan buat sediakan info yang dibutuhkan masyarakat. PPID harus responsif. Arsip harus rapi karena itu dasar pelayanan informasi,” tegasnya.

Ketua KI Sumbar Idham Fadhli bilang, tahun ini 461 badan publik di Sumbar ikut monev.

KI punya 3 tugas: menguatkan badan publik, menyelesaikan sengketa informasi, dan melakukan monev keterbukaan informasi.

“Tujuan monev bukan cari peringkat. Tapi buat dorong pembinaan dan perbaikan layanan informasi secara terus-menerus,” kata Idham.

Ia juga ingatkan pimpinan badan publik buat perhatikan operator dan tim monev. “Kunci sukses ada di komitmen pimpinan. Kalau didukung, kualitas keterbukaan informasi ke masyarakat pasti naik,” ujarnya.

Plt. Asisten Administrasi Umum Setdakab Tanah Datar Dedi Tri Widono hadir di acara itu.

Ia bilang monev penting buat dorong peningkatan kualitas layanan informasi.

“Lewat monev, badan publik bisa evaluasi dan perbaiki diri. Harapannya info yang ke masyarakat makin akurat, aktual, dan gampang diakses,” katanya.

Dedi menilai keterbukaan informasi yang baik akan naikkan kepercayaan masyarakat ke pemerintah. Sekaligus wujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. (***)

Exit mobile version