BAKABA | Bangun Karakter Bangsa

Kapasitas 3.000 Siswa, SR Tanjung Alam Diproyeksikan Jadi Sekolah Rakyat Terbesar di RI

Tanah Datar, bakaba.net – Keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, diproyeksikan tidak hanya membuka akses pendidikan. Sekolah ini juga akan menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat sekitar.

SR Tanjung Alam dirancang untuk menampung hingga 3.000 siswa dari keluarga kurang mampu. Jumlah besar itu diyakini akan menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Berbagai kebutuhan operasional sekolah berskala besar ini berpotensi menghidupkan UMKM warga.

Mulai dari pengadaan telur, daging, ayam, sayuran, beras, hingga kebutuhan makan 2-3 kali sehari. Bahkan kebutuhan jasa seperti tukang cukur pun harus tersedia.

“Tidak hanya itu, kunjungan orang tua ke sekolah tiap hari juga memicu peredaran uang, sebagai penambah belanja sembako. Ini pada gilirannya segera menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” kata Bupati Eka Putra, Kamis (6/8/2026).

Saat ini Pemkab Tanah Datar tengah mempercepat persiapan pembangunan. Lahan seluas 23 hektare telah selesai disiapkan.

Lahan tersebut merupakan hibah dari keluarga besar COO Danantara, Dony Oskaria kepada Pemkab Tanah Datar.

Bupati berharap dalam waktu dekat COO Danantara dapat berkunjung ke Tanah Datar. Agenda yang direncanakan adalah groundbreaking SR Tanjung Alam dan peresmian hunian tetap terpadu yang dikerjakan PT Nindya Karya di Nagari Rambatan.

Secara nasional, pada tahun ajaran 2026/2027 telah beroperasi 182 Sekolah Rakyat. Jumlahnya naik dari 166 sekolah rintisan tahun sebelumnya.

Total peserta didik mencapai sekitar 45 ribu siswa SD, SMP, dan SMA, melonjak dari 14.776 siswa tahun ajaran lalu.

Dari 182 sekolah itu, 93 di antaranya sudah berstatus gedung permanen. Pemerintah menargetkan 500 Sekolah Rakyat pada 2029.

Kapasitas gedung permanen umumnya 2.000 sampai 2.500 siswa. Dengan kapasitas 3.000 siswa, SR Tanjung Alam akan menjadi Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia. (***)

Exit mobile version