Batam, bakaba.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mendorong masyarakat rantau untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Jaringan, pengalaman, sumber daya dan kepedulian para perantau dinilai menjadi potensi yang dapat dikolaborasikan untuk memperkuat pembangunan di kampung halaman.
Penguatan peran tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama jajaran pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Batam, Jumat (04/09), di Baba Restaurant, Batam City.
Bupati Eka Putra mengatakan, selama ini kontribusi masyarakat Tanah Datar di perantauan telah banyak dirasakan di kampung halaman. Dukungan tersebut hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari bantuan untuk nagari hingga kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Menurut Eka, kontribusi tersebut perlu terus dikembangkan agar hubungan ranah dan rantau tidak hanya bergerak ketika masyarakat membutuhkan bantuan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Peran perantau tentu sangat besar dalam mendukung berbagai pembangunan. Selama ini sudah banyak bantuan yang diberikan untuk nagari. Tidak hanya dari IKTD Kota Batam, tetapi juga dari perantau Tanah Datar yang tersebar di berbagai daerah, bahkan di seluruh dunia,” ujar Eka.
Ia menilai masyarakat rantau memiliki potensi besar yang dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Tanah Datar. Keberadaan perantau di berbagai daerah, termasuk Kota Batam, membuka jaringan yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas komunikasi, membangun kerja sama, serta mendukung pengembangan potensi daerah.
Eka juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara pemerintah daerah dengan organisasi perantau. Menurutnya, hubungan tersebut dapat menjadi ruang untuk bertukar informasi, menyerap gagasan dan mencari peluang kolaborasi yang memberikan manfaat langsung maupun jangka panjang bagi masyarakat Tanah Datar.
“Kepedulian seperti ini merupakan bentuk nyata hubungan yang kuat antara ranah dan rantau. Bantuan yang diberikan oleh saudara-saudara kami sangat membantu meringankan beban warga yang sedang mengalami musibah,” katanya.
Ketua Umum IKTD Kota Batam H. Arlon Veristo menegaskan komitmen masyarakat Tanah Datar di Batam untuk terus berkontribusi bagi pembangunan kampung halaman sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
“Kami siap membantu pembangunan daerah dan terus memberikan dukungan untuk kemajuan kampung halaman,” tegas Arlon.
Arlon mengatakan, jarak antara Batam dan Tanah Datar tidak menjadi penghalang bagi masyarakat rantau untuk tetap mengikuti perkembangan kampung halaman. Sebaliknya, ikatan tersebut menjadi dorongan untuk terus memberikan perhatian dan dukungan bagi daerah asal.
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kembali hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Tanah Datar di perantauan. Selain silaturahmi, diskusi juga membahas perkembangan serta kebutuhan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar.
Dengan kekuatan masyarakat yang berada di ranah dan jaringan perantau di berbagai daerah, hubungan ranah-rantau diharapkan tidak berhenti sebagai ikatan emosional. Lebih dari itu, kolaborasi keduanya dapat menjadi modal sosial dan ekonomi yang ikut memperkuat pembangunan serta membuka peluang baru bagi kemajuan Tanah Datar. (***)
