Solok, bakaba.net – Kawasan Komplek Kantor Bupati Solok dan sekitarnya diterjang banjir bandang disertai longsoran material berupa pasir, batu dan lumpur pada Selasa 22 September 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.
Hujan deras sejak sore sebelumnya memicu longsor dari bukit di belakang kompleks perkantoran. Material galodo menerjang area strategis dan memutus akses jalan lintas Solok Padang.
Gerak cepat TNI langsung mengerahkan personel gabungan ke lokasi bencana. Personel yang diterjunkan terdiri dari Kodim 0309 Solok 60 personel dan Batalyon TP 951 PM 90 personel serta berkoordinasi dengan unsur Brimob, Polres dan BPBD setempat.
Total lebih dari 120 personel gabungan TNI dan mitra telah diterjunkan sejak dini hari untuk penanganan darurat.
Kodim 0309 Solok juga mengerahkan peralatan untuk mendukung operasi dengan 3 unit alat berat yakni 1 unit ekskavator, 1 unit wheel loader dan 1 unit beko dozer.
Tugas utama yang dilaksanakan personel TNI di lapangan yakni pembersihan material galodo di akses jalan utama Padang Solok, pencarian dan pertolongan 2 warga yang belum ditemukan serta pembersihan lumpur dan material di permukiman warga.
Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno yang dihubungi media menjelaskan telah mendapatkan informasi kejadian dan sudah memerintahkan jajarannya Kodim 0309 Solok dan Yonif TP 951 PM untuk bergerak cepat tanpa menunggu perintah panjang.
TNI selalu berada di barisan terdepan saat rakyat membutuhkan. Tanpa menunggu perintah panjang, personel Kodim 0309 Solok dan Yon TP 951 PM langsung bergerak ke lokasi sejak kejadian. Mengabdi untuk rakyat adalah tugas utama kami, baik saat damai maupun saat bencana, tegasnya.
Danrem 032 Wirabraja mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif Jalan Lingkar Pintu Angin dengan tertib, menghindari mendekat ke area rawan longsor dan selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. (***)
