PNS Pemkab Tanah Datar Ini Buktikan ASN Bisa Berprestasi di Dunia Akademik
Tanah Datar, bakaba.net — Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Sumatera Barat. Dr. Safril Gazali, M.Si, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, berhasil meraih gelar Doktor (S-3) Studi Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar dengan predikat kelulusan Dengan Pujian (Cumlaude) sekaligus dinobatkan sebagai Peneliti Terbaik 3 pada Wisuda ke-60 yang berlangsung Selasa–Rabu, 22–23 September 2026 di Auditorium Kampus 2 UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Prestasi ini menjadi istimewa karena Dr. Safril Gazali, M.Si yang akrab disapa Aril ini berhasil menyelesaikan studi doktoralnya di tengah kesibukan sebagai ASN di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanah Datar. Tidak hanya itu, pria kelahiran Rantau Rasau, 22 April 1985 ini juga dipercaya sebagai Sekretaris Ikatan Alumni Doktor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, sebuah amanah yang menegaskan kapasitasnya sebagai akademisi sekaligus pemimpin organisasi.
Disertasi Inovatif: Membumikan Etika Kerja Islam dan ABS-SBK dalam Pariwisata Halal
Karya ilmiah yang mengantarkan Aril meraih predikat Cumlaude dan sebagai peneliti terbaik tersebut berjudul “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Sumber Daya Manusia Pariwisata di Minangkabau”. Penelitian tersebut mengembangkan model kausal integratif Etika Kerja Islam dan Budaya Minangkabau berbasis Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dalam pengaruhnya terhadap revisit intention dan implikasinya terhadap kinerja SDM pariwisata melalui mediasi kualitas layanan dan kepuasan wisatawan.
Penelitian ini lahir dari kegelisahan akademik terhadap sebuah paradoks: Sumatera Barat telah lama dikenal sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia dengan penghargaan World Halal Tourism Awards 2016 di Abu Dhabi namun data Badan Pusat Statistik menunjukkan pangsa kunjungan wisatawan nusantara ke Sumatera Barat hanya bergerak dari 1,79% (2023) menjadi 1,86% (2025), sementara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang justru menurun dari 49,48% menjadi 43,16% pada periode yang sama.
Penelitian ini menarik karena tidak hanya melihat pariwisata dari sisi destinasi dan promosi, tetapi menempatkan manusia yang berada di garis depan pelayanan sebagai salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas pengalaman wisatawan.
Melalui pendekatan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan 340 responden wisatawan yang berasal dari luar Sumatera Barat, model penelitian tersebut menghasilkan nilai R² sebesar 0,818 untuk kinerja SDM pariwisata dan Q² sebesar 0,627, yang dalam penelitian tersebut menunjukkan kemampuan penjelasan dan prediksi model yang kuat yang jarang ditemukan pada model perilaku organisasi di sektor jasa.
Temuan ini menegaskan bahwa keunggulan pariwisata Minangkabau tidak semata terletak pada keindahan alam, kuliner, maupun daya tarik destinasi saja tetapi juga pada sejauh mana nilai-nilai ABS-SBK dan etika kerja Islam benar-benar hidup dalam setiap sentuhan layanan kepada wisatawan sekaligus menjadi rujukan empiris bagi perumusan Standar Pelayanan Minimal Pariwisata Halal di Sumatera Barat.
Dari Diploma Akuntansi hingga Doktor Pariwisata Halal
Perjalanan Dr. Safril Gazali, M.Si. menuju gelar Doktor adalah bukti bahwa kesuksesan akademik tidak lahir dari jalan instan, melainkan dari ketekunan yang dibangun sejak dini. Lahir di Rantau Rasau, 22 April 1985, Aril menempuh pendidikan dasar dan menengah di SD Negeri 23/V Rantau Rasau (1997), SLTP Negeri 2 Rantau Rasau (2000), dan SMU Negeri 1 Rambatan (2003), sebuah fondasi awal yang sederhana, namun menjadi pijakan kokoh bagi pencapaiannya hari ini.
Pendidikan tingginya ditempuh secara berjenjang dan penuh perjuangan: D-III Akuntansi STIE Dharma Andalas Padang (2006), S-1 Manajemen STIE Pagaruyung (2011), dan S-2 Manajemen Universitas Bung Hatta (2016), hingga akhirnya menuntaskan Program Doktor (S-3) Studi Islam di UIN Mahmud Yunus Batusangkar dengan bidang kajian Manajemen Sumber Daya Manusia Pariwisata.
Kombinasi latar belakang akuntansi, manajemen, dan studi Islam inilah yang melahirkan pendekatan risetnya yang unik mempertemukan angka, strategi, dan nilai religius dalam satu kerangka keilmuan.
Sebelum mengabdi sebagai aparatur negara, Aril sempat menempa karier di sektor swasta, mulai dari staf administrasi keuangan PT Pertani (Persero) Cabang Sumatera Barat hingga frontliner BRI Cabang Sungai Penuh. Kemudian sejak menjadi PNS Pemerintah Kabupaten Tanah Datar pada 2009, ia meniti sejumlah posisi strategis sebagai Verifikator Keuangan di Kantor Camat Lintau Buo Utara (2009–2012), Kantor Camat Sungai Tarab (2012–2014), dan Sekretariat Daerah Tanah Datar (2014–2017), hingga dipercaya sebagai Kepala Subbagian Keuangan pada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar (2017–2019). Titik balik yang mempertemukan kariernya secara langsung dengan dunia kepariwisataan dan menjadi fondasi empiris disertasinya doktoralnya tentang kinerja sumber daya manusia pariwisata di Minangkabau.
Pemahaman tersebut kian terasah lewat keterlibatannya sebagai Duta Wisata Tanah Datar, anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), dan anggota Alliance of Indonesian Tour & Travel Agencies (AITTA), yang memberinya wawasan langsung atas dinamika pelayanan wisatawan di lapangan. Kini, sejak 2025, ia menjalankan tugas sebagai Penata Kelola Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanah Datar melengkapi jejak karier yang menyatukan birokrasi, pariwisata, dan riset akademik dalam satu garis lurus pengabdian.
Kontribusi Nyata bagi Pariwisata Halal Indonesia
Disertasi Dr. Safril Gazali menawarkan kontribusi praktis yang signifikan. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperoleh landasan empiris untuk merancang Standar Pelayanan Minimal Pariwisata Halal berbasis ABS-SBK; pengelola hotel dan destinasi mendapatkan acuan konkret untuk merancang onboarding karyawan berbasis nilai; dan lembaga pendidikan pariwisata memperoleh dasar untuk mengintegrasikan etika kerja Islam dan manajemen SDM berbasis nilai ke dalam kurikulum vokasi sejalan dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Pariwisata Halal.
Kerangka dan instrumen penelitian ini pun dirancang generik pada level konstruk, sehingga berpotensi direplikasi pada destinasi halal lain di Indonesia seperti Aceh dengan Syariat Islam formal atau Lombok dengan Adat Sasak-Islam.
Inspirasi bagi ASN dan Generasi Muda
Prestasi Aril menjadi bukti nyata bahwa ASN tidak hanya dituntut bekerja administratif, tetapi juga mampu berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan. Ia membuktikan bahwa kesibukan sebagai birokrat bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi.
Dengan diraihnya predikat Cumlaude dan Peneliti Terbaik 3, Dr. Safril Gazali, M.Si telah menorehkan sejarah baru bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Ia adalah teladan bahwa integritas akademik, pengabdian birokrasi, dan kecintaan pada kearifan lokal dapat berjalan seiring menghadirkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui pariwisata halal yang berdaya saing. (***)
